banner 728x250

Geger Jakmania dan Viking Bentrok di Kragilan Serang, Polisi Buru Pelaku Pemukulan

Insiden Viking Kragilan vs Oknum Persija Viral di Media Sosial. (Sumber : Instagram/@officialvikingkragilan/polsek serang.)

ABNnews – Jagat media sosial dihebohkan dengan video viral aksi bentrok mencekam yang melibatkan kelompok suporter Persija Jakarta (The Jakmania) dengan suporter Persib Bandung (Viking) di wilayah Kragilan, Kabupaten Serang, Banten.

Merespons kegaduhan tersebut, jajaran Polda Banten langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan mendalam guna memburu para pelaku pemukulan.

Dalam rekaman video yang beredar luas, tampak detik-detik sekelompok pemuda menyerang sebuah ruangan yang tengah digunakan untuk berkegiatan.

Suasana kian menegangkan lantaran salah seorang pelaku terlihat mempersenjatai diri dengan sebilah balok kayu besar untuk menyerang secara membabi buta, sementara beberapa orang lainnya mencoba melerai.

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, mengonfirmasi adanya insiden gesekan antar suporter tersebut.

Ia membeberkan bahwa kasus ini sudah masuk ke meja kepolisian setelah salah satu korban resmi melayangkan laporan.

“Satu orang jadi korban keributan dan sudah lapor ke Polda Banten. Kini kami lakukan penyelidikan dan mencari pelaku yang melakukan pemukulan,” tegas Maruli saat dimintai konfirmasi, Selasa (9/6/2026).

Maruli mengungkapkan, peristiwa memilukan tersebut terjadi pada Minggu (7/6) malam lalu. Berdasarkan kronologi awal, petaka bermula saat rombongan suporter Persija tengah menggelar aksi konvoi kendaraan dan melintas tepat di depan markas sekretariat Bobotoh Persib atau Viking Kabupaten Serang.

“Adanya konvoi dari suporter Persija yang melintas di sekitar Kabupaten Serang, mereka melihat ada kelompok suporter dari teman-teman Viking,” beber Maruli.

Melihat keberadaan kelompok suporter rival, emosi massa konvoi diduga langsung tersulut. Tanpa ba-bi-bu, oknum suporter tersebut langsung merangsek masuk dan mengobrak-abrik tempat berkumpulnya massa Viking yang ironisnya saat itu tengah asyik menggelar acara syukuran.

“Mereka, mungkin, sepertinya ada sesuatu (sentimen). Kemudian datang, terjadi keributan di tempat teman-teman Viking. Padahal pada saat itu, korban sedang liwetan syukuran,” cetus Maruli menyayangkan insiden tersebut.

Buntut dari aksi anarkis ini, Kombes Maruli melayangkan peringatan keras (warning) kepada seluruh elemen suporter maupun kelompok masyarakat agar tidak melakukan tindakan kriminal yang dapat mengganggu kamtibmas di wilayah hukum Polda Banten.

Pihak kepolisian memastikan bakal melipatgandakan pengamanan serta menindak tegas siapapun oknum yang nekat menyulut kegaduhan di ruang publik.

“Kita akan antisipasi semua kegiatan masyarakat yang menimbulkan riak-riak. Kemudian kita sampaikan kepada seluruh masyarakat untuk menjaga diri. Tidak boleh ada penganiayaan, pemukulan, dan perbuatan yang mencederai perasaan orang lain,” pungkas Maruli.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *