banner 728x250

Gebrakan Holding DEFEND ID: Laba PTDI Melesat Gila-gilaan, Jajaran Bos Dirombak!

RUPS Tahun Buku 2025: PTDI Catat Kinerja Positif dan Perkuat Struktur Kepemimpinan Perusahaan

ABNnews – Gebrakan besar terjadi di dalam tubuh Holding BUMN Industri Pertahanan (DEFEND ID), di mana PT Dirgantara Indonesia (PTDI) sukses membukukan lonjakan laba bersih yang gila-gilaan mencapai 345,97 persen dibandingkan tahun buku 2024.

Bersamaan dengan capaian mentereng tersebut, jajaran bos perusahaan pembuat pesawat terbang nasional ini resmi dirombak total.

Keputusan krusial tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 Holding DEFEND ID yang digelar di Hotel Shangri-La Jakarta, Selasa (26/05/2026).

Capaian finansial yang fantastis ini mencerminkan peran strategis PTDI sebagai garda terdepan industri dirgantara nasional dalam mendukung kemandirian pertahanan negara, penguatan ekosistem dirgantara, serta penyediaan teknologi penerbangan yang berdaya saing global untuk segmen militer maupun nonmiliter.

Tak hanya urusan cuan, rapor operasional PTDI juga rapor hijau. Perusahaan berhasil membukukan skor Key Performance Indicator (KPI) sebesar 100,65, alias melampaui target utama di angka 100.

Skor ini didorong oleh penguatan indikator nilai ekonomi dan sosial, inovasi model bisnis, kepemimpinan teknologi, serta pengembangan talenta SDM.

Guna merespons dinamika industri kedirgantaraan dunia yang semakin kompetitif, PTDI melakukan penyempurnaan struktur organisasi dengan merombak susunan direksi serta mengubah nomenklatur jabatan agar lebih fokus dan adaptif.

Jabatan Direktur Niaga, Teknologi & Pengembangan kini resmi dipecah menjadi Direktur Niaga & Pengembangan yang dijabat oleh Moh. Arif Faisal. Kemudian, jabatan Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & SDM disesuaikan menjadi Direktur Keuangan & SDM yang dinakhodai oleh Dhias Widhiyati.

Sektor pengawasan teknologi dan mitigasi bisnis dipertebal dengan mengangkat Ony Arifianto sebagai pejabat baru yang menduduki kursi Direktur Teknologi & Manajemen Risiko.

Pergeseran posisi juga terjadi di barisan pengawas. Kursi Wakil Komisaris Utama kini resmi ditempati oleh Bagus Puruhito yang menggantikan Bonar H. Hutagaol. Selain itu, RUPS juga menetapkan pengangkatan Erwin Dimas sebagai Komisaris baru PTDI.

Direktur Niaga & Pengembangan PTDI, Moh. Arif Faisal, menyampaikan bahwa lonjakan performa ini menjadi landasan krusial bagi perusahaan untuk melompat lebih jauh di panggung internasional.

”Capaian kinerja PTDI sepanjang tahun 2025 merupakan hasil dari penguatan kapabilitas bisnis, engineering dan produksi, serta kolaborasi strategis bersama seluruh ekosistem industri pertahanan nasional dalam Holding DEFEND ID. Ke depan, PTDI akan terus memperkuat penguasaan teknologi dirgantara nasional guna mendukung kemandirian pertahanan dan daya saing industri Indonesia di tingkat global,” ujar Moh. Arif Faisal dalam keterangan resminya. Rabu (27/5/2026).

Memasuki tahun buku baru, PTDI berkomitmen untuk terus memperkuat fundamental bisnisnya. Langkah ini akan ditempuh melalui peningkatan kualitas eksekusi proyek, penguatan manajemen kas, optimalisasi rantai pasok (supply chain), serta percepatan penyelesaian berbagai program strategis demi pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

Susunan Terbaru Pengurus PT Dirgantara Indonesia (PTDI)

A. Direksi
* Direktur Utama: Gita Amperiawan

* Direktur Niaga & Pengembangan: Moh. Arif Faisal

* Direktur Produksi: Dena Hendriana

* Direktur Keuangan & SDM: Dhias Widhiyati

* Direktur Teknologi & Manajemen Risiko: Ony Arifianto


B. Dewan Komisaris
* Komisaris Utama: M. Tonny Harjono

* Wakil Komisaris Utama: Bagus Puruhito

* Komisaris Independen: Yusron Ihza

* Komisaris: Erwin Dimas


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *