banner 728x250

Bawa-bawa Sejarah Perang Hingga Sepak Bola, Prabowo Buka-bukaan Alasan Manjakan Institusi Polri

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: BPMI Setpres)

ABNnews – Presiden Prabowo Subianto melempar pujian setinggi langit atas sederet prestasi yang dicapai Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam mengawal program-program strategis pemerintah.

Atas keberhasilan tersebut, Kepala Negara blak-blakan berencana menganugerahi penghargaan Bintang Mahaputera kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Tak hanya untuk Kapolri, sinyal penghargaan serupa juga akan ditiupkan Prabowo kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

“Ternyata saya lihat Polri ini berprestasi, berprestasi. Kapolri belum pernah menerima Bintang Mahaputera, belum ya? Nanti, Presiden Prabowo yang ngasih bintang. Panglima TNI juga? Belum terima juga kau? Presiden Prabowo mau memberi,” ujar Prabowo saat menghadiri panen raya jagung serentak di Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Dalam acara yang dirangkai dengan groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan serta Sentra Pelayanan Pertanian Gede (SPPG) Polri tersebut, Prabowo menilai pemimpin institusi yang sukses menjalankan tugas memang wajib diapresiasi.

Prabowo kemudian mengaitkan hukum berorganisasi ini dengan sejarah pertempuran masa lalu di Indonesia. Menurutnya, sebuah kesatuan akan dikenal luas karena ketangguhan komandannya.

“Berhasil, komandannya bagus. Waktu di pertempuran, ya, di sejarah, banyak sejarah, termasuk sejarah Indonesia. Waktu perang dulu, batalyon-batalyon itu ya ada nomornya, ada. Tapi dulu terkenalnya itu komandannya. Batalyon Sarwo Edhie, Kompi Sarwo Edhie, Batalyon Ahmad Yani, Batalyon Kemal Idris. Dulu begitu. Kalau berhasil. Kalau enggak berhasil, copot,” tegas eks Menteri Pertahanan tersebut.

Ia menambahkan, kemajuan korps bhayangkara saat ini tidak bisa dilepaskan dari faktor leadership alias kepemimpinan Jenderal Sigit.
Prabowo juga mengibaratkan hal ini seperti dunia si kulit bundar.

Jika pelatih sepak bola mampu memimpin tim dengan baik dan terus meraih kemenangan di setiap laga, maka kontraknya otomatis akan terus diperpanjang.

Ia juga mencontohkan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang sukses menggenjot swasembada pangan hingga diganjar Bintang Jasa Utama.

Lebih jauh, Prabowo membeberkan alasan rapor hijau yang diberikan kepada Jenderal Sigit. Salah satu indikator utamanya adalah kesuksesan Polri dalam mengawal program prioritas nasional, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Ini saya lihat Pak Listyo ini berhasil. Aku mau ngomong apa? MBG aku lihat hebat, paling bersih, tertib. Ini bukan saya muji-muji loh, aku pelit juga kalau kasih penghargaan. Tapi saya ingin objektif,” kata Prabowo.

Selain urusan perut anak sekolah, Prabowo juga mengapresiasi gerak cepat Polri di sektor ketahanan pangan, termasuk konsistensi jajaran kepolisian dalam melakukan inovasi pertanian.

“Habis itu jagung, dua kali ya kau undang saya panen raya? 3 kali? Udah 3 kali, ketiga ini. Habis itu ada pameran stan-stan itu ya kan dan selalu ada inovasi-inovasi,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *