ABNnews — Sebuah truk kontainer terguling di bawah kolong jalan layang (flyover) lampu merah kawasan Tomang, Jakarta Barat, pada Selasa (12/05) sore. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Namun kondisi truk mengalami kerusakan cukup serius akibat terguling di tengah jalur lalu lintas. Badan depan truk tampak ringsek dan pecah pada kaca depan.
Hingga pukul 20.30 WIB, truk tersebut masih tergeletak dan belum ditangani oleh petugas. Dua personel Satlantas Jakarta Barat pun mengatur lalu lintas yang sempat tersendat akibat kecelakaan tersebut.
Sejumlah pengendara tampak mengurangi kecepatan berkendara lantaran truk terbalik tepat di samping bundaran. Kemacetan pun terjadi dari arah Slipi menuju Grogol maupun arah sebaliknya.
Sopir truk, Ibnu Maulana (53), menjelaskan dirinya sedang dalam perjalanan dari Pluit menuju kawasan Cikarawaci untuk melakukan bongkar muatan.
“Kalau muatan saya tidak tahu ya, karena kita dari pelabuhan udah begitu ya,” kata Ibnu kepada wartawan di lokasi.
Ia mengaku kendaraan yang dikemudikannya telah mengalami gangguan sejak berangkat dari kawasan Pluit.
Ia menyebut pedal gas kendaraan sempat mengalami masalah atau “gas kabur” sehingga kendaraan beberapa kali melaju tidak terkendali.
“Dari Pluit itu sudah berasa gasnya kabur. Saya usahakan semaksimal mungkin masih bisa jalan,” ujar Ibnu.
Menurutnya, gangguan kembali terjadi saat kendaraan melintas di tikungan lampu merah Tomang dengan posisi gigi tiga. Dia menyebut, kendaraannya tiba-tiba mengalami hentakan hingga sulit dikendalikan.
“Pas sampai sini, tikungan lampu merah, kumat lagi gasnya kabur. Mobil loncat, kencang, saya kurang kontrol,” katanya.
Akibat kejadian tersebut, Ibnu mengalami cedera ringan pada bagian pinggang dan kaki kiri sehingga harus berjalan perlahan.













