banner 728x250

Dermaga Bajoe Direhab Total, ASDP Pastikan Ekonomi Warga Tetap ‘Ngegas’

Foto dok PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)

ABNnews – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengambil langkah besar untuk memperkuat infrastruktur penyeberangan. Lintasan Siwa–Kolaka dipastikan bakal mengalami pengalihan sementara seiring dengan dimulainya rehabilitasi dermaga di Pelabuhan Bajoe.

Proyek ini dilakukan demi meningkatkan kapasitas movable bridge dari 30 ton menjadi 50 ton. Pengerjaan ini dijadwalkan berlangsung selama sebulan penuh, yakni mulai 1 Mei hingga 1 Juni 2026.

Meski ada pengalihan lintasan, ASDP memastikan operasional tetap berorientasi pada masyarakat. Tidak hanya urusan fisik dermaga, ASDP juga memastikan ekonomi warga di sekitar Pelabuhan Bajoe tetap terjaga.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa transformasi layanan penyeberangan tidak boleh hanya soal fasilitas fisik, tapi juga harus memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar.

“Peningkatan kapasitas dermaga ini merupakan langkah strategis untuk menghadirkan layanan penyeberangan yang lebih optimal dan berkeselamatan. Di saat yang sama, ASDP juga ingin memastikan masyarakat tetap merasakan manfaat langsung melalui bantuan sosial dan penguatan kapasitas ekonomi,” ujar Heru.

Selain bantuan sosial, ASDP juga menggelar seminar dan pelatihan kewirausahaan pada Rabu (29/4). Program tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pengalihan sementara lintasan penyeberangan sekaligus membekali keterampilan dalam menciptakan alternatif sumber penghasilan selama masa rehabilitasi berlangsung. Melalui pelatihan ini, masyarakat didorong untuk terus produktif, kreatif, dan mampu mengembangkan peluang usaha baru secara berkelanjutan.

General Manager ASDP Bajoe, Anom Sedayu, mengungkapkan bahwa pengerjaan ini bakal melibatkan sedikitnya 25 tenaga kerja lokal. Ia menekankan bahwa keselamatan tetap menjadi harga mati selama proyek berlangsung.

“Pengalihan lintasan Siwa–Kolaka ini bersifat sementara sesuai Surat Dirjen Perhubungan Darat Nomor AP.201/1/16/DJPD/2026. Setelah rehabilitasi rampung, layanan penyeberangan Bajoe–Kolaka akan kembali beroperasi normal,” jelas Anom.

Dalam penyerahan bantuan secara simbolis, hadir pula perwakilan pemangku kepentingan seperti Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Hj. Andi Tenriawaru, Ketua DPRD Komisi III Andi Yusuf, hingga Kepala BPTD Kelas II Sulawesi Selatan Andy Sanjaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *