banner 728x250

Geger Dugaan Kekerasan Seksual Mahasiswi UTM, 3 Orang Diduga Terlibat!

Ilustrasi pelecehan. (Foto: istimewa)

ABNnews – Kasus dugaan kekerasan seksual mengguncang lingkungan kampus Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Seorang mahasiswi Fakultas Pertanian dilaporkan menjadi korban kekerasan seksual yang diduga melibatkan seniornya sendiri.

Pihak kampus pun langsung bergerak cepat merespons laporan tersebut. Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) UTM memastikan telah menerima laporan resmi terkait peristiwa memilukan ini.

“Ya betul, ada laporan itu ke kami,” ujar Ketua Satgas PPKS UTM, Soleh, saat dikonfirmasi, Senin (20/4/2026).

Soleh menjelaskan bahwa laporan tersebut masuk ke Satgas PPKS UTM pada Kamis (16/4/2026). Laporan ini disampaikan langsung oleh sejumlah mahasiswa Fakultas Pertanian bersama dengan pengurus BEM setempat.

Setelah menerima laporan, Satgas PPKS UTM melakukan pendalaman dengan meminta keterangan dari korban, saksi, dan terlapor.

Pihak Satgas PPKS mengungkap fakta mengejutkan mengenai sosok terduga pelaku. Berdasarkan hasil penelusuran sementara, terdapat tiga orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

“Satu terduga pelaku berinisial N merupakan mahasiswa UTM sekaligus senior korban. Sementara dua orang lainnya berasal dari luar kampus,” jelas Soleh.

Hingga saat ini, kondisi psikologis korban masih terguncang dan dalam kondisi trauma. Pihak Satgas PPKS UTM pun telah menawarkan berbagai bentuk perlindungan dan bantuan hukum agar korban merasa aman.

“Kami sudah menawarkan konseling, rumah aman, dan pendampingan ke kepolisian jika korban menginginkan,” tutur Soleh.

Namun, Soleh menyebutkan bahwa sampai saat ini korban belum bersedia untuk melanjutkan kasusnya ke ranah hukum melalui Aparat Penegak Hukum (APH).

“Korban menyampaikan kalau belum mau laporan ke APH,” tambahnya.

Saat ini, Satgas PPKS UTM masih terus mengumpulkan bukti-bukti tambahan untuk menindaklanjuti kasus ini. Pihak kampus berjanji akan memberikan informasi lebih lanjut segera setelah rekomendasi resmi keluar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *