banner 728x250

Pengakuan Mengejutkan Pesta Miras Remaja Putri di Kosan Metro: Ada Pelajar hingga Ngaku Penyuka Sesama Jenis

Foto: IST

ABNnews – Warga Kelurahan Mulyojati, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro, Lampung, digegerkan oleh aksi sekelompok remaja putri yang nekat menggelar pesta minuman keras (miras) di sebuah indekos, Minggu (19/4/2026).

Aksi yang dianggap meresahkan warga ini berakhir dengan penggerebekan oleh aparat Satpol PP. Sebanyak tujuh remaja putri diamankan petugas setelah tertangkap basah sedang berpesta miras di dalam kamar kos.

Kepala Bidang Penegak Perda Satpol PP Kota Metro, Yoseph Nenotaek, menjelaskan bahwa penindakan ini dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari warga sekitar yang merasa terganggu dengan aktivitas di rumah kontrakan tersebut.

“Ada sekumpulan remaja yang beraktivitas meresahkan warga. Kami ke lokasi di kontrakan dan ternyata benar ada tujuh orang, semuanya perempuan,” ujar Yoseph, Minggu (19/4/2026).

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, terungkap fakta yang cukup mengejutkan petugas. Sebagian dari tujuh remaja putri tersebut diketahui masih berstatus sebagai pelajar sekolah.

Tak hanya itu, saat diinterogasi lebih dalam, petugas mendapatkan pengakuan yang tak terduga terkait motif mereka berkumpul. Menurut Yoseph, tiga orang di antaranya mengaku sebagai penyuka sesama jenis.

“Ada yang masih sekolah. Menariknya lagi, ada tiga orang yang penyuka sesama jenis berdasarkan pengakuan mereka,” katanya.

Dugaan sementara, ketiganya berencana melakukan kencan sesama jenis di kamar kos tersebut.

Usai diamankan, ketujuh remaja tersebut langsung dibawa ke kantor kelurahan setempat. Di sana, mereka dipertemukan dengan orang tua masing-masing.

Suasana seketika berubah menjadi haru. Tangis para remaja pecah saat mereka meminta maaf kepada orang tua atas perbuatan mereka. Berdasarkan pengakuan, mereka ternyata telah beberapa kali melakukan aktivitas serupa sebelumnya.

Guna memastikan pembinaan yang lebih komprehensif, seluruh remaja tersebut kemudian diserahkan ke Dinas Sosial Kota Metro. Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.

Pihak berwenang menegaskan bahwa jika tidak ditemukan unsur pidana dalam kasus ini, para remaja tersebut nantinya akan dikembalikan kepada orang tua masing-masing untuk dilakukan pengawasan lebih ketat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *