banner 728x250

Pantau Mudik 2026 Pakai 7.000 CCTV, Menhub: Kita Samakan Persepsi Hadapi Risiko Tinggi!

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektor yang diselenggarakan oleh Kepolisian RI serta dihadiri oleh berbagai instansi kementerian dan lembaga terkait di STIK Lemdiklat Polri, Senin (2/3).

ABNnews – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mulai memanaskan mesin koordinasi jelang Angkutan Lebaran 2026. Menhub menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektor bersama Kepolisian RI dan berbagai instansi di STIK Lemdiklat Polri untuk memastikan mudik tahun ini berjalan mulus tanpa hambatan berarti.

Dudy menegaskan, rapat ini krusial untuk menyatukan langkah menghadapi pergerakan massa yang diprediksi bakal kompleks dan berisiko tinggi.

“Rapat lintas sektor ini kita laksanakan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat kesiapsiagaan bersama menghadapi Angkutan Lebaran agar dapat berjalan lancar,” ujar Menhub Dudy di Jakarta, Senin (2/3/2026).

Fokus di Simpul ‘Gemuk’ dan Rekayasa Lalin

Kemenhub akan berfokus pada pengaturan kapasitas sarana dan prasarana serta pengawasan keselamatan. Dudy meminta dukungan penuh dari Polri, terutama dalam hal manajemen rekayasa lalu lintas dan penegakan hukum di lapangan.

Eks antisipasi kepadatan pun sudah dipetakan, terutama di titik-titik krusial seperti: Terminal dan Stasiun, Pelabuhan dan Bandara serta Akses Jalan Utama.

“Perlu antisipasi kepadatan pada simpul transportasi strategis. Langkahnya mulai dari manajemen keluar masuk kendaraan hingga memastikan kesiapan layanan angkutan pengumpan (feeder),” tuturnya.

Mudik Full Digital: Drone hingga Ribuan CCTV

Ada yang menarik di mudik 2026 ini. Kemenhub bakal menerapkan rencana operasi berbasis digital secara masif. Pemantauan pergerakan pemudik akan dilakukan secara real-time melalui berbagai kanal canggih.

Sistem “mata-mata” jalur mudik ini mencakup:
1. Live streaming drone di titik rawan.

2. Surveillance pergerakan sarana transportasi.

3. Informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG.

4. Layanan pengaduan masyarakat yang responsif.


Tak main-main, Menhub menyiapkan ribuan kamera pemantau untuk memploting setiap jengkal jalur mudik.

“Secara total ada 7.159 titik pantauan CCTV, kita bekerja sama dengan BUMN dan swasta. Digitalisasi ini memungkinkan pengambilan keputusan secara cepat dan akurat dalam mengendalikan pergerakan transportasi nasional,” tegas Menhub Dudy.

Sinergi antara Kemenhub dan Polri ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi jutaan pemudik yang akan pulang kampung, sekaligus menekan angka kecelakaan di titik-titik rawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *