ABNnews — Aksi teror dan intimidasi terhadap pegiat media sosial dialami konten kreator Ramond Dony Adam alias DJ Donny. Teror yang diterima mulai dari kiriman bangkai ayam yang telah dipotong-potong disertai pesan bernada ancaman pembunuhan dan pelemparan bom molotov ke rumahnya.
DJ Donny telah melaporkan kasus yang dialaminya ke pihak kepolisian. Ia menyebutkan, teror tersebut terjadi sudah dua kali. Pertama pada Senin (29/12) dan yang kedua pada Rabu (31/12) dini hari.
“Jadi kemarin saya dapat teror, dikirim bangkai ayam ke rumah saya, lalu, semalam jam 3.00 WIB di CCTV terekam orang lempar molotov ke rumah saya,” katanya, di Polda Metro Jaya.
Menurut dia, tindakan tersebut tidak hanya merugikan dirinya namun sudah mengancam keamanan keluarga dan juga orang sekitar. “Kalau rumah saya terbakar, mungkin enggak ada masalah, tapi kalau sampai rumah tetangga saya, rumah orang lain, nah, itu kan jadi masalah. Makanya hari ini saya harus lapor ke Polda Metro Jaya,” katanya.
Terkait bentuk ancaman lainnya, Donny menyebutkan, seringkali menerima teror dan ancaman melalui telepon ataupun pesan di media sosial (medsos). “Teror telepon banyak, cuma saya enggak peduli, media sosial biasalah, di DM-DM lah Saya enggak ada masalah, saya sendiri kan ngomongnya kasar juga. Jadi enggak ada masalah,” katanya.
Terkait terduga pelaku teror tersebut, ia belum bisa menjelaskan karena itu tugas pihak berwajib. Dia juga tidak mengetahui siapa dalang teror tersebut. “Inilah tugas pemerintah, maksud saya, ini harus diungkap, harus benar-benar diungkap. Karena kenapa? Bukan hanya saya saja yang jadi korban. Tapi ada orang lain yang kena intimidasi,” kata Donny.
Laporan DJ Donny telah diterima Polda Metro Jaya dengan nomor LP/B/9545/XII/2025/SPKT. Ia berharap aparat kepolisian segera mengungkap pelaku teror agar kejadian serupa tidak terulang dan tidak menimbulkan keresahan lebih luas di tengah masyarakat.













