Presdir Summarecon Dicokot KPK, Manajemen Pasrah Ikuti Proses Hukum

Presdir Summarecon Agung Adrianto Pitojo Adhi (Kurniawan/detikcom)

ABNnews – Manajemen PT Summarecon Agung (Persero) Tbk pasrah dan menyatakan menghormati penuh proses hukum yang tengah berjalan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sikap ini diambil usai Presiden Direktur Summarecon Agung, Adrianto Pitojo Adhi, dicokot KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait kasus dugaan suap Pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Bogor.

Corporate Communication Summarecon Agung, Rulli Lazuardi, menegaskan bahwa pihak manajemen siap bersikap kooperatif dan bekerja sama demi kelancaran penyidikan yang tengah berlangsung.

“Summarecon menghormati proses hukum yang saat ini sedang berjalan di KPK dan siap bekerjasama dengan seluruh pihak terkait sesuai ketentuan yang berlaku, agar proses hukum dapat segera terselesaikan dengan baik,” kata Rulli dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (16/9/2026).

Sebelumnya, tim penindakan KPK menggelar tangkap tangan di lingkungan Kantor BPN Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Operasi senyap tersebut berkaitan dengan praktik dugaan suap pengurusan izin HGB.

Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto Pitojo Adhi, menjadi salah satu pihak utama yang diamankan oleh penyidik dalam operasi tersebut.

“Adapun peristiwa tertangkap tangan ini diduga terkait dengan proses pengurusan HGB, Hak Guna Bangunan, di wilayah Kabupaten Bogor dan juga terkait dengan adanya dugaan penerimaan-penerimaan lainnya,” terang Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (14/9/2026).

Tak hanya menjerat pimpinan Summarecon Agung, KPK turut menahan tujuh orang tersangka lainnya yang ikut terjaring dalam OTT dugaan suap HGB tersebut.

Berikut daftar lengkap 8 orang tersangka yang ditahan KPK:
1. Adrianto Pitojo Adhi (Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk)

2. Lampri (Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang / Dirjen PPTR Kementerian ATR/BPN)

3. Sontang Coin Manurung (Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor)

4. Rizal Pahlefi

5. Arif Sugiyanto (Mantan Bupati Kebumen)

6. Fahd A Rafiq (Ketua DPP Golkar)

7. Erwin

8. Muhammad Fakhry


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *