Pencarian Hari Ke-3 KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok: Heli Udara Dikerahkan, 5 Korban Masih Hilang

Operasi SAR terhadap penumpang KMP Putri Yasmin yang terbakar di Perairan Selat Lombok, Rabu (12/8/2026). Foto: Tim SAR

ABNnews – Memasuki hari ketiga operasi pencarian insiden terbakarnya kapal penumpang KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), tim SAR gabungan memperluas area penyisiran, Jumat (14/8/2026).

Tim SAR menyisir wilayah darat, laut, hingga mengerahkan helikopter udara untuk memburu lima penumpang yang hingga kini masih dilaporkan hilang.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menjelaskan bahwa penyisiran pada hari ketiga ini didasarkan pada Rencana Operasi (Renops) SAR yang dirilis Kantor SAR Mataram dengan membagi tiga Search and Rescue Unit (SRU) utama.

“Pencarian pada hari ketiga ini melibatkan pembagian search area secara terstruktur guna mengoptimalkan penyisiran di lapangan,” ujar Hariyadi, Jumat (14/8/2026).

Operasi SAR ini mengerahkan SRU 1 menggunakan KN SAR 220 Mataram dan SRU 2 menggunakan KAL Lembar untuk melakukan pencarian di permukaan laut. Sementara itu, SRU 3 mengoperasikan helikopter Finns SGi Air Bali untuk pemantauan udara guna memperluas jangkauan pandang visual.

“Memasuki hari ketiga operasi SAR KMP Putri Yasmin ini, kami mengerahkan kekuatan secara maksimal melalui pembagian 3 SRU yang mencakup penyisiran permukaan laut menggunakan armada kapal dan pemantauan dari udara menggunakan helikopter Finns SGi Air Bali,” terangnya.

Pencarian korban KMP Putri Yasmin ini melibatkan sinergi erat lintas instansi, di antaranya Kantor SAR Mataram, Kantor SAR Denpasar, Lanal Mataram, Kru Finns SGi Air Bali, Ditpolair Polda NTB, KSOP Lembar, BKK Lembar, SROP Lembar, JRP, BPTB, Gapasdap, DVI Biddokkes Polda NTB, Dikes Lobar, RSUD Tripat, RSUD Kota Mataram, RSUD Provinsi NTB, ASDP, hingga Puskesmas Jembatan Kembar.

Untuk memaksimalkan pergerakan, Tim SAR gabungan juga menerjunkan deretan Alat Utama (Alut) lengkap meliputi: KN SAR 220 Mataram, RBB Mataram, RIB 02 Mataram, KN SAR Arjuna, RIB Nusa Penida, KMP Portlink II, KMP Parama Kalyani, KAL Lembar, Kapal Polair KP XXI – 2015, Yacht Still Here, dan Yacht No Comment.


Armada Udara dan Darat meliputi Helikopter Finns SGi Air Bali serta armada ambulans dari RSUD NTB.


Berdasarkan data terkini hingga Kamis (13/8/2026), total korban yang berhasil dievakuasi dari KMP Putri Yasmin berjumlah 212 orang. Dari total tersebut, sebanyak 211 penumpang dinyatakan selamat dan 1 orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Saat ini, seluruh kekuatan tim SAR gabungan dipusatkan untuk menyisir perairan Selat Lombok guna menemukan lima penumpang lain yang belum diketahui keberadaannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *