Misteri Mayat Terikat Tanpa Kaki di Pancoran Mas Depok, Polisi Buru Pelaku Mutilasi

Polisi mengecek temuan mayat mutilasi di tanah kosong Pancoran Mas, Kota Depok. (Devi Puspitasari/detikcom)

ABNnews – Pihak kepolisian masih terus menyelidiki kasus penemuan jasad pria korban mutilasi yang ditemukan di lahan kosong wilayah Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat.

Saat ini, tim penyidik tengah fokus melakukan identifikasi terhadap jenazah korban serta berupaya keras memburu pelaku pembunuhan keji tersebut.

“Hingga saat ini identitas korban belum diketahui. Pihak kepolisian masih mengidentifikasi jenazah, termasuk menyelidiki pelaku pembunuhan tersebut,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Rabu (5/8/2026).

Kondisi jenazah saat pertama kali ditemukan sangat mengenaskan. Korban berada di dalam karung tanpa mengenakan pakaian, dengan kondisi kedua tangan terikat kain putih, kaki hilang dari pangkal paha, serta terdapat luka terbuka pada leher.

Jasad korban kini telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk proses autopsi lebih lanjut.

Penemuan jasad ini bermula dari kecurigaan warga pada Selasa (4/8/2026) sore. Karung yang ternyata berisi mayat mutilasi tersebut rupanya telah tergeletak di lahan kosong tersebut sejak Jumat, 24 Juli 2026. Namun, warga sekitar tak menaruh curiga dan menganggapnya sebagai tumpukan sampah biasa.

“Saksi melihat sebuah karung berada di lokasi tersebut dan mengira karung tersebut berisi sampah sehingga tidak menaruh kecurigaan. Keberadaan karung tersebut kemudian diberitahukan kepada adiknya, MR,” jelas Budi.

Hal senada diungkapkan warga setempat, Badlu (66). Ia menyebut karung itu sudah tergeletak sejak tanggal 24 Juli dan dibiarkan begitu saja oleh warga.

“Ya dari kemarin sih, pertama ada karung situ dari tanggal 24. Dari tanggal 24 ada karung situ dikira sampah, makanya sama warga sini didiemin aja,” ujar Badlu saat dijumpai wartawan di lokasi.

Misteri isi karung tersebut baru terkuak setelah dibiarkan selama 12 hari. Pada Selasa (4/8) sekitar pukul 15.30 WIB, saksi MR berniat membersihkan area dengan cara membakar karung yang disangkanya berisi sampah tersebut.

Namun, alangkah terkejutnya MR saat karung beras tersebut mulai meleleh diterjang api dan memperlihatkan bagian tubuh manusia di dalamnya.

“MR bermaksud membakar karung yang diduga berisi sampah. Saat karung terbakar dan sebagian meleleh, saksi melihat bagian tubuh manusia di dalamnya, kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas,” tutur Budi.

Badlu menambahkan, warga berani membakar karung tersebut karena tidak mencium bau menyengat yang mencurigakan dari arah lokasi.

“Setelah tadi sama anak Pak Tutu, akhirnya dibakar. Setelah dibakar kan karungnya meleleh. Karungnya meleleh, terus baru kelihatan badannya, gitu. Nggak begitu bau. Makanya dibakar sama anak Pak Tutu, bapaknya dia kan temen saya ngaji, gitu,” pungkas Badlu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *