Dihantam Gelombang 3 Meter, Pencarian Korban KMP Mutiara Sentosa 2 Dihentikan Sementara!

Asap mengepul dari KMP Mutiara Sentosa II yang terbakar di lepas pantai Madura, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026). (Sumber: AP Photo)

ABNnews – Tim SAR gabungan terpaksa menghentikan sementara operasi pencarian korban KMP Mutiara Sentosa 2 yang masih hilang pada hari ketiga operasi, Selasa (4/8/2026).

Penghentian penyisiran jalur laut ini dilakukan akibat cuaca buruk dan gelombang laut tinggi yang mencapai sekitar tiga meter.

Kepala Bagian Bina Operasional Direktorat Polisi Air dan Udara Polda Jawa Timur, AKBP Budi Sulistyanto, menjelaskan bahwa ombak tinggi sangat membahayakan keselamatan personel dan armada pencarian.

“Gelombang tinggi, sehingga operasi pencarian menggunakan kapal untuk sementara dihentikan,” ujar Budi di Sumenep, Selasa (4/8/2026).

Saat ini, empat kapal patroli yakni KP Manyar 5003, KP 2005, KP 1037, dan KP 1034 terpaksa bersandar di Dermaga II Pelabuhan Kalianget.

Lokasi tersebut difungsikan sebagai posko utama penanganan insiden kebakaran kapal sekaligus pusat koordinasi operasi SAR gabungan.

Meski operasi armada laut tertahan gelombang, upaya pencarian tidak sepenuhnya terhenti. Pemantauan dari jalur udara tetap digencarkan dengan mengerahkan helikopter AW 169.

Helikopter tersebut menerbangi dan menyisir perairan di sekitar titik lokasi kejadian guna melacak keberadaan korban yang belum ditemukan dari ketinggian.

“Begitu cuaca dan gelombang dinyatakan aman, seluruh armada akan kembali diterjunkan untuk melanjutkan pencarian korban yang masih hilang,” tegas Budi.

Berdasarkan data terbaru dari tim gabungan, total 233 orang penumpang berhasil dievakuasi dalam insiden nahas kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 tersebut.

Tercatat sebanyak lima orang penumpang dinyatakan meninggal dunia, sementara sekitar 28 orang lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian. Tim SAR berharap cuaca perairan segera membaik agar penyisiran armada kapal dapat kembali dimaksimalkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *