ABNnews — Seorang pria berinisial KD tewas mengenaskan akibat dihakimi massa usai diduga melakukan aksi pencurian ayam di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.
Pihak kepolisian kini bergerak cepat memburu para pelaku pengeroyokan yang terlibat dalam aksi amuk massa berdarah tersebut.
Tak hanya mengusut aksi main hakim sendiri yang merenggut nyawa korban, penyidik kepolisian juga mendalami dua perkara sekaligus terkait insiden tersebut.
“Saat ini penyidik masih mendalami dua aspek utama dalam perkara tersebut, yakni dugaan tindak pidana pencurian ayam serta insiden aksi massa yang terjadi setelahnya,” terang Kapolsek Baturiti Kompol I Nyoman Darsana, Minggu (26/7/2026).
Darsana menegaskan bahwa jajarannya bakal mengusut tuntas seluruh rangkaian peristiwa secara obyektif, transparan, dan profesional berdasarkan fakta hukum serta alat bukti yang sah di lapangan.
Guna mencegah insiden serupa terulang kembali, Polsek Baturiti mengimbau keras seluruh lapisan masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri di luar koridor hukum ketika mendapati dugaan tindak pidana di lingkungannya.
“Masyarakat diharapkan segera melaporkan setiap kejadian kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani sesuai mekanisme hukum, sehingga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga,” tegas Darsana.
Hingga saat ini, tim penyidik Kepolisian Sektor Baturiti masih terus memeriksa maraton sejumlah saksi mata guna mengidentifikasi sosok-sosok yang terlibat dalam aksi pengeroyokan fatal tersebut.
Polisi memastikan belum ada pihak yang ditahan maupun ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan hingga tewas ini, sementara proses penyelidikan masih terus diintensifkan.












