Misteri Hilangnya Atlet Golf Jesslyn Wijaya: Rekan Cabut Laporan, Polisi Ogah Stop Penyelidikan

Atlet golf Jesslyn Wijaya diduga diculik di Jakpus. (Foto: IG jesswigolf)

ABNnews – Misteri hilangnya atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay yang diduga menjadi korban penculikan di Jakarta Pusat masih terus diselidiki.

Meski pihak pelapor berinisial NA telah mencabut laporan dugaan penculikan tersebut, polisi menegaskan ogah menghentikan penyelidikan dan terus melakukan pencarian terhadap keberadaan korban.

“Perkembangan terbarunya adalah pada hari Minggu tanggal 19, pelapor datang ke Polres Jakpus untuk mencabut laporan,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra saat dihubungi, Selasa (21/7/2026).

Pelapor berinisial NA yang mendadak mencabut laporan tersebut diketahui merupakan rekan dari korban. Kendati demikian, Roby memastikan pihak kepolisian tidak serta-merta menghentikan langkah hukum. Penyelidikan tetap dilanjutkan demi mengungkap fakta sebenarnya, apakah ada perbuatan pidana atau tidak.

“Namun kami dari Polres Jakpus belum menghentikan penyelidikan karena kita masih belum menemukan keterangan perkara yang sebenarnya terjadi apakah ada perbuatan pidana dalam perbuatan tersebut,” tegasnya.

Saat ini, pihak kepolisian memperkirakan posisi Jesslyn berada di luar wilayah DKI Jakarta. Tim penyidik terus tancap gas melacak pergerakan orang-orang yang diduga membawa korban melalui rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian hingga menyambangi kediaman korban.

“Ada kemungkinan tidak di Kota Jakarta. Namun kami masih melakukan penyelidikan sampai dengan menemukan benarkah peristiwa ini atas kemauan korban atau memang ada dugaan tindak pidana penculikan seperti yang dilaporkan di awal,” tambah Roby.

Sebelumnya, kasus dugaan penculikan yang menimpa Jesslyn Wijaya Lay telah dilaporkan oleh pihak keluarga ke aparat kepolisian dengan nomor laporan LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA.

Kuasa hukum keluarga, Andi Darti, membeberkan kronologi mencekam saat insiden terjadi di sebuah restoran di Jakarta Pusat pada Senin (13/7/2026) malam.

Kronologi penculikan terjadi saat mata Jesslyn secara tiba-tiba ditutup di lokasi, lalu digotong oleh pria berbadan besar menuju sebuah mobil berwarna hitam.


“Korban terdengar berteriak meminta pertolongan dan sempat berusaha keluar dari kendaraan, namun kemudian kembali dimasukkan ke dalam mobil,” kata Andi Darti.


Berdasarkan keterangan saksi di tempat kejadian, diperkirakan ada sekitar lima orang laki-laki yang terlibat dalam aksi tersebut. Sejak mobil hitam tersebut tancap gas meninggalkan lokasi, Jesslyn sama sekali tidak bisa dihubungi oleh rekan maupun keluarga.


Atas kejadian misterius tersebut, pihak keluarga berharap kepolisian dapat menuntaskan kasus ini hingga terang benderang.

“Kami berharap Kepolisian Negara Republik Indonesia terus melakukan langkah-langkah penyelidikan secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel,” pungkas Andi Darti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *