ABNnews – Sebuah Kapal penumpang yakni KM Makmur Jaya alami kendala mesin di perairan sebelah barat Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan, pada Minggu pagi.
Akibatnya, seluruh penumpang dan awak kapal dari kapal KM Makmur Jaya tersebut terombang ambing di tengah lautan.
Setelah menerima laporan, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Polsubsektor, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, KSOP, Dinas Perhubungan, Damkar, PK3D, Lingkungan Hidup, Pos Kesehatan, dan FKDM segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Seribu, Mansyah mengatakan proses evakuasi kapal KM Makmur Jaya berjalan dengan lancar dan selamat.
“Proses evakuasi berjalan lancar berkat koordinasi seluruh unsur yang terlibat serta dukungan warga setempat,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Seribu, Mansyah di Jakarta, Minggu (5/7/2026), dilansir dari Antara.
Ia juga mengatakan, sebanyak 150 penumpang kapal KM Makmur Jaya yang telah dievakuasi dipastikan dalam kondisi selamat.
“Alhamdulillah, seluruh 150 penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan mendapatkan pemeriksaan kesehatan setelah tiba di Pulau Pari,” kata dia.
Mansyah mengatakan, Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan, para penumpang tersebut akan diberangkatkan dengan Kapal BPBD menuju tujuan akhir yakni Pulau Pramuka.
“Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. Setelah dipastikan seluruh penumpang dalam kondisi baik, mereka kami fasilitasi untuk melanjutkan perjalanan menuju Pulau Pramuka,” katanya.
Sebelumnya, kapal angkutan penumpang KM Makmur Jaya berkapasitas 51 GT tersebut berangkat dari Pelabuhan Kali Adem, Jakarta Utara menuju Pulau Pramuka pada pukul 08.15 WIB.
Namun, saat berada di perairan barat Pulau Pari sekitar pukul 09.55 WIB, kapal mengalami gangguan pada sistem bahan bakar setelah diketahui terdapat campuran air pada BBM sehingga mesin tidak dapat beroperasi normal.
Sementara itu Kapten KM Makmur Jaya, Murinan menjelaskan gangguan terjadi akibat bahan bakar yang tercampur air sehingga mempengaruhi kinerja mesin kapal.
Saat dilakukan pengecekan oleh awak kapal, diketahui terdapat campuran air pada bahan bakar sehingga mesin mengalami gangguan dan kapal tidak dapat melanjutkan pelayaran.
“Kami langsung berkoordinasi dengan petugas dan bersyukur seluruh penumpang dapat dievakuasi dengan aman,” kata dia
Sementara Penumpang kapal, Yuli (42) mengaku ia sempat khawatir ketika kapal tersebut berhenti di tengah laut.
Namun, ia merasa tenang setelah petugas gabungan datang dan melakukan evakuasi.
“Awalnya kami cukup cemas karena kapal tidak bergerak dan terombang-ambing. Tetapi petugas datang dengan cepat dan memberikan arahan kepada penumpang. Alhamdulillah semuanya selamat dan bisa melanjutkan perjalanan,” kata dia.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materil akibat kejadian ini diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta. Hingga kini, kapal KM Makmur Jaya masih dalam penanganan lebih lanjut oleh pihak terkait.












