ABNnews – Persib Bandung kembali membuat gebrakan besar di lantai bursa transfer.
Setelah sebelumnya sukses mengamankan Sandy Walsh, manajemen Pangeran Biru kini resmi mengumumkan bergabungnya penyerang Tim Nasional Indonesia, Ragnar Oratmangoen, untuk mengarungi kompetisi musim 2026/2027.
Pemain serbabisa yang akrab disapa Wak Haji oleh netizen Indonesia ini diboyong demi memperkuat kedalaman lini serang Maung Bandung. Ragnar dikenal fasih beroperasi di berbagai posisi depan, mulai dari penyerang sayap (winger) hingga gelandang serang.
Bergabungnya Ragnar melanjutkan rangkaian belanja mewah Persib musim ini. Sebelum mendaratkan Ragnar dan Sandy Walsh, juara bertahan Liga 1 ini sudah lebih dulu memperkenalkan amunisi asing dan lokal baru seperti Gabriel Mutombo, Luka Menalo, dan Gakuto Notsuda.
Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, membeberkan bahwa perekrutan Ragnar merupakan langkah strategis yang didasarkan pada rekomendasi tim pelatih. Tak tanggung-tanggung, Persib langsung mengikat pemain kelahiran Belanda ini dengan kontrak jangka panjang berdurasi tiga tahun.
“Kami menyambut Ragnar sebagai bagian dari keluarga besar PERSIB. Pengalaman, kualitas, dan karakter yang dimilikinya diharapkan dapat semakin memperkuat tim dalam menghadapi berbagai tantangan pada musim mendatang,” ujar Adhitia, Minggu (5/7/2026).
“Dalam tiga tahun ke depan, kami berharap Ragnar dapat memberikan kontribusi terbaik dan tumbuh bersama PERSIB,” sambungnya.
Ragnar Anthonius Maria Oratmangoen lahir di Oss, Belanda, pada 21 Januari 1998. Berada di usia emas pesepakbola profesional (28 tahun), Ragnar membawa modal rekam jejak mentereng di Benua Biru.
Sebelum mudik ke Indonesia, ia memperkuat klub kasta tertinggi Liga Belgia, Dender. Pernah membela sejumlah klub elite Belanda seperti NEC Nijmegen, FC Groningen, Go Ahead Eagles, hingga Fortuna Sittard.
Di masa mudanya, ia sempat tampil meledak bersama SC Cambuur dengan torehan 12 gol dari 47 pertandingan berkat kecepatan dan mobilitasnya yang tinggi.
Selain mentereng di level klub Eropa, Ragnar merupakan pilar vital di lini serang Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong.
Fleksibilitas taktik serta mental bertanding internasional yang dimilikinya diharapkan mampu menghadirkan dimensi baru dalam permainan tim kebanggaan Bobotoh ini.
Langkah agresif di bursa transfer ini menegaskan ambisi besar Persib untuk melanjutkan tren positif (Positive Movement), sekaligus menjaga tradisi juara di level domestik pasca-meraih gelar tiga musim berturut-turut, serta berbicara banyak di kompetisi antarklub Asia.
“Wilujeng sumping, Ragnar Oratmangoen. PERSIB, Bobotoh, serta seluruh masyarakat sepak bola Bandung dan Jawa Barat menyambut kehadiranmu dengan penuh antusias,” tutup Adhitia.












