Din Syamsuddin Sentil Konsep Tri Sakti, Bamusi Diajak Buka Dialog Nasional

Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Din Syamsuddin dalam acara Haul Ke-56 Bung Karno di Jakarta, Minggu (21/6/2026). (Foto: PP Bamusi)

ABNnews – Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Din Syamsuddin, melayangkan sentilan keras terkait penerapan konsep Tri Sakti di Indonesia saat ini.

Berangkat dari kegelisahan tersebut, Din mengajak baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) untuk membuka dialog nasional antarorganisasi masyarakat (ormas) Islam guna mengawal jalannya pemerintahan di bawah Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Din, ruang dialog nasional ini sangat krusial agar roda pemerintahan ke depan dapat berjalan secara lebih terukur, sehat, serta responsif dalam meredam berbagai persoalan pelik yang melanda bangsa.

Ia membeberkan bahwa gagasan ini meniru langkah historis Presiden Pertama RI, Soekarno, yang dahulu sempat memprakarsai dialog serupa bersama organisasi-organisasi Islam demi membedah kondisi kebangsaan.

“Saya mengajak Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) mengikuti jejak Bung Karno tersebut,” ungkap Din Syamsuddin dalam acara Haul Ke-56 Bung Karno di Jakarta, dikutip Selasa (23/6/2026).

Din mendesak organisasi sayap Islam besutan PDI Perjuangan itu untuk bertindak sebagai motor penggerak utama. Bamusi diminta segera mengundang berbagai ormas Islam dan memfasilitasi pertemuan besar demi menguliti kondisi Indonesia hari ini.

Di mata Din, Bung Karno adalah sosok pemersatu ulung yang mampu mengintegrasikan wawasan kebangsaan dan keagamaan, serta konsisten mengusung konsep Tri Sakti di tengah masyarakat yang multikultural.

“Apakah saat ini Indonesia benar-benar berjalan di bawah payung Tri Sakti? Inilah yang harus kita dialogkan,” sentil Din. Karena itu, ia menilai Bamusi perlu menangkap momentum ini dan melanjutkan api semangat ajaran Bung Karno melalui dialog yang konstruktif.

Tantangan dari Din Syamsuddin tersebut langsung mendapat respons positif dari internal partai berlambang banteng moncong putih. Ketua Dewan Penasihat PP Bamusi yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah, menyambut baik ajakan tersebut.

Basarah menilai, ruang dialog yang terbuka lebar dan jujur memang sangat dibutuhkan saat ini untuk memeras solusi atas berbagai problematika bangsa sekaligus memperkukuh persatuan nasional.

Sinyal eksekusi di lapangan bahkan dipertegas oleh Wakil Ketua Umum PP Bamusi, Nasyirul Falah Amru atau yang akrab disapa Gus Falah. Anggota DPR RI itu menegaskan bahwa ajakan Din Syamsuddin sangat layak untuk segera ditindaklanjuti.

Tak pakai lama, Gus Falah memberikan target bahwa jika memungkinkan, rangkaian dialog nasional antarormas Islam tersebut sudah bisa mulai dilaksanakan pada Juli mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *