banner 728x250

76.829 Jemaah Telah Tiba, Kemenhaj Pastikan Layanan Kepulangan Berjalan Aman hingga Kloter Terakhir

Foto dok Kemenhaj

ABNnews – Sebanyak 76.829 jemaah dan petugas haji Indonesia dilaporkan telah tiba kembali di Tanah Air dengan selamat.

Kementerian Kemaslahatan dan Haji (Kemenhaj) memastikan proses pemulangan jemaah haji gelombang ini terus dikawal ketat secara bertahap dengan mengedepankan aspek keselamatan, kenyamanan, serta kesigapan petugas di lapangan hingga kloter terakhir resmi meninggalkan Arab Saudi.

Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M kini telah memasuki hari ke-54. Berdasarkan data terbaru, sebanyak 202 kloter telah diberangkatkan dari Arab Saudi melalui Bandara Jeddah dengan total 78.632 jemaah dan 806 petugas. Secara akumulatif, jumlah jemaah dan petugas yang telah bergerak pulang mencapai 79.438 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 195 kloter yang mencakup 76.051 jemaah dan 778 petugas sudah mendarat di berbagai debarkasi di Indonesia.

Sementara itu, untuk pergerakan jemaah gelombang II dari Makkah menuju Madinah juga terus berjalan dinamis. Tercatat sebanyak 103 kloter dengan total 39.391 jemaah dan 412 petugas (total 39.803 orang) telah digeser ke Madinah untuk menjalani ibadah Arbain.

Di sisi lain, jemaah haji khusus yang telah kembali ke Indonesia hingga hari ini berjumlah 15.802 orang, terdiri atas 15.066 jemaah dan 736 petugas.

Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, menegaskan bahwa fase pemulangan merupakan bagian krusial dari keseluruhan operasional haji yang wajib dijalankan dengan standar layanan prima yang sama baiknya seperti saat fase kedatangan dan puncak ibadah haji lalu.

“Memasuki fase kepulangan, fokus kami adalah memastikan seluruh jemaah dapat kembali ke Tanah Air dengan aman, nyaman, dan sehat. Karena itu, seluruh petugas tetap bekerja penuh hingga kloter terakhir meninggalkan Arab Saudi,” ujar Ichsan Marsha di Makkah, Sabtu (13/6/2026).

Ichsan menambahkan, perhatian penuh dari tim petugas saat ini juga tertuju pada para jemaah haji yang masih berada di Arab Saudi, baik untuk merampungkan rangkaian ibadah sisa maupun untuk mempersiapkan dokumen kepulangan mereka ke Indonesia.

“Layanan akomodasi, konsumsi, transportasi, kesehatan, hingga pendampingan ibadah bagi jemaah yang masih berada di Arab Saudi terus kami optimalkan. Kami ingin memastikan seluruh jemaah memperoleh layanan yang baik sampai akhir operasional,” imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, Ichsan juga memberikan imbauan keras kepada para jemaah yang bersiap terbang kembali ke Indonesia untuk terus menjaga kondisi kesehatan fisik mereka.

Jemaah diminta ketat mematuhi ketentuan maskapai penerbangan, terutama larangan untuk tidak nekat menyimpan air zamzam di dalam koper bagasi. Hal ini penting guna menghindari pembongkaran koper paksa yang bisa memicu kendala pemeriksaan di Bandara.

“Kami mengajak seluruh jemaah untuk tetap menjaga kesehatan dan mengikuti arahan petugas. Kebersamaan, kedisiplinan, dan kepedulian yang telah terbangun selama berhaji semoga terus terjaga hingga kembali ke daerah masing-masing,” tutur Ichsan.

Kemenhaj menilai indikator mutlak keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya diukur dari kelancaran puncak wukuf dan mabit saja, melainkan dari tuntasnya pelayanan kepulangan hingga seluruh jemaah sampai di rumah masing-masing dengan selamat.

“Kemenhaj terus mengawal proses kepulangan ini dengan sebaik-baiknya. Komitmen kami adalah menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan humanis hingga jemaah terakhir tiba kembali di Indonesia,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *