ABNnews – Kabar duka datang dari dunia hiburan jagat maya Indonesia yang sukses bikin netizen mewek berjamaah.
Anabul ikonik yang wajah menggemaskannya kerap wira-wiri dijadikan meme kocak netizen, yakni Bobo si kucing ‘Onde Mande’, dilaporkan mati setelah berjuang keras melawan infeksi ganas virus calici.
Informasi memilukan ini dibagikan langsung oleh sang pemilik, Revi Elvira, melalui unggahan mengharukan di akun Facebook pribadinya.
“Lihat begini jadi mewek😠setelah sekian lama jadi penghuni rumah, akhirnya kamu nggak kuat buat melawan sakit melawan virus calici mulai sebelum puasa kemaren. Selamat jalan Bobo Onde Mande, kucing yang sangat baik,” tulis Revi emosional sembari menyematkan tagar #kucingondemande.
Dilansir detikcom, unggahan yang dibagikan pada 26 Mei 2026 tersebut langsung diserbu netizen. Hingga berita ini diturunkan pada Senin (29/5/2026), postingan tersebut telah mendulang lebih dari 5.000 pencet suka, dibagikan ulang hingga 1.700 kali, dan dibanjiri oleh 645 komentar warganet yang ikut merasa kehilangan.
Kepergian Bobo si kucing ‘Onde Mande’ menyisakan ruang duka yang mendalam bagi netizen. Banyak dari mereka yang berterima kasih karena ekspresi jenaka Bobo selama ini telah menjadi penawar stres efektif di tengah penatnya rutinitas harian.
“Selamat tinggal kucing onde mande. Meme mu sudah membuat seluruh warga Indonesia merasa bahagia 🥀,” tulis akun Aril di kolom komentar.
“Berkat kucing onde mande ini banyak orang Indo yang stres gara-gara tekanan kerja, ekonomi rumah tangga, bisa ceria lagi karena dibuat meme. Selamat tinggal meow onde mande, buat owner-nya jangan berlarut bersedih ya. Semoga tetap kuat,” timpal akun Arjuna Abadi memberikan simpati kepada pemilik.
“Respect yang udah menjadi bagian meme Indonesia 🫡,” sahut Nur Fitria sembari memberikan penghormatan virtual terakhir untuk si anabul legendaris.
Melalui interaksi di kolom komentar, Revi sang pemilik menceritakan bahwa dirinya sudah mengupayakan segala pengobatan terbaik demi kesembuhan Bobo. Mulai dari penanganan medis, pemberian obat-obatan rutin, hingga asupan suplemen herbal telah dicoba.
Namun takdir berkata lain, Bobo yang telah setia menemani pemiliknya selama tujuh tahun itu akhirnya mengembuskan napas terakhir lantaran daya tahan tubuhnya yang kian merosot drastis.
Sebagai informasi, Virus Calici atau Feline Calicivirus (FCV) merupakan salah satu momok yang sangat ditakuti oleh para pemilik kucing, terutama jika peliharaan tinggal di lingkungan yang padat. Virus jenis ini menyerang sistem pernapasan dan kerap memicu luka atau sariawan parah pada mulut kucing.
Gejala awal yang patut diwaspadai jika anabul terjangkit FCV antara lain bersin-bersin, demam tinggi, tubuh lesu, hingga sariawan di mulut yang membuat mereka mogok makan.
Pada beberapa kasus yang fatal, virus calici bahkan bisa menyerang persendian hingga membuat kucing pincang, serta memicu komplikasi sistemik yang mematikan.
Virus ini dikenal sangat menular dan menyebar cepat lewat kontak air liur, cairan hidung, hingga benda yang terkontaminasi.













