banner 728x250

Minta Maaf, Manajemen Radio Sebut Pengumuman Kematian Raja Charles karena Komputer Eror

Radio Inggris keliru umumkan kabar kematian Raja Charles III. (Foto: istimewa)

ABNnews — Sebuah radio di Inggris tiba-tiba mengumumkan kematian Raja Charles III, namun tak lama kemudian meminta maaf karena telah mengumumkan informasi yang keliru. Kabar kematian Raja Charles itu diumumkan pada Selasa (19/05) lalu, karena kesalahan komputer di studio utamanya di Maldon, Essex timur.

Kesalahan yang menggemparkan tersebut terjadi saat Raja Charles dan Ratu Camilla berada di Irlandia Utara. Pasangan kerajaan tersebut sedang menghadiri perayaan budaya di Thompson Dock, lokasi bersejarah tempat kapal Titanic dibangun, serta bertemu dengan para penampil yang bersiap untuk festival musik Irlandia, Fleadh Cheoil na hÉireann.

Manajer Stasiun Radio Caroline, Peter Moore, mengonfirmasi lewat media sosial bahwa sistem komputer di studio utama mereka mendadak error dan mengaktifkan protokol darurat kematian anggota kerajaan. Protokol ini merupakan prosedur standar yang wajib dimiliki seluruh stasiun radio di Inggris untuk mengantisipasi situasi darurat.

Melalui pernyataan resminya, Moore menjelaskan kronologi kejadian tersebut ke publik. “Karena kesalahan komputer di studio utama kami, prosedur Kematian Raja, yang disiapkan oleh semua stasiun di Inggris dengan harapan tidak perlu digunakan, secara tidak sengaja aktif pada Selasa sore, secara keliru mengumumkan bahwa Yang Mulia Raja telah meninggal dunia,” kata Moore.

Sesuai dengan protokol penyiaran duka yang berlaku di Inggris, stasiun radio harus segera menghentikan program reguler mereka.

Sebelum pemancar mendadak senyap, Radio Caroline saat itu tengah memutar lagu, hingga akhirnya musik tersebut mendadak terputus dan digantikan oleh pengumuman duka cita.

Setelah pengumuman selesai dibacakan, lagu kebangsaan Britania Raya, God Save the King, langsung berkumandang.

Ini adalah Radio Caroline. Kami telah menangguhkan program normal kami hingga pemberitahuan lebih lanjut sebagai bentuk penghormatan resmi setelah wafatnya Yang Mulia Raja Charles III,” demikian bunyi pengumuman awal yang disiarkan.

Tidak lama kemudian, mereka kembali menegaskan pesan serupa kepada para pendengar.

Ini adalah Radio Caroline. Yang Mulia Raja Charles III telah meninggal dunia. Sebagai bentuk penghormatan, kami sekarang akan memutar musik berkelanjutan yang sesuai hingga pemberitahuan lebih lanjut. Media berita telah mengonfirmasi bahwa Yang Mulia Raja Charles III telah meninggal dunia. Oleh karena itu, sebagai bentuk penghormatan, Radio Caroline menangguhkan program normalnya.”

Moore menjelaskan stasiun tersebut langsung menyadari ada sesuatu yang salah setelah siaran berhenti secara tiba-tiba.

Pihak stasiun radio tersebut kemudian menyampaikan permintaan maaf langsung kepada Raja Charles dan para pendengar. “Kami meminta maaf kepada Yang Mulia Raja dan kepada para pendengar kami atas kesedihan yang ditimbulkan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *