banner 728x250

Misteri PRT Nekat Lompat dari Rumah Mewah di Benhil Terkuak, Korban Alami Tekanan Ini

Tampak bangunan indekos TKP dua PRT yang melompat dari lantai 4 di kawasan Benhil, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Jumat (24/4/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

ABNnews – Teka-teki aksi nekat dua pekerja rumah tangga (PRT) yang melompat dari rumah majikannya di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, akhirnya mulai menemui titik terang.

Penyidik Polres Metro Jakarta Pusat memastikan tidak menemukan adanya unsur kekerasan fisik yang dialami korban. Namun, korban selamat berinisial R (30) diindikasikan kuat mengalami tekanan psikologis berat selama bekerja.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memeriksa intensif R yang berhasil selamat dari insiden maut tersebut.

Tak hanya itu, polisi bergerak cepat dengan menahan tiga orang tersangka dalam kasus ini.

“Terkait PRT yang lompat itu, dari pelaksanaan penyidikannya oleh Sat PPA PPO Polres Metro Jakarta Pusat, termasuk korban yang selamat juga sudah diperiksa. Kemudian tersangka juga sudah ada ditahan tiga orang, antara lain satu majikannya dan dua penyalur tenaga kerjanya,” kata Roby kepada wartawan di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (21/5/2026).

Roby menegaskan fokus penyelidikan saat ini mengarah pada kondisi mental korban selama berada di dalam rumah tersebut.

“Hasil pemeriksaannya tidak ada kekerasan fisik ya, mungkin tekanan secara psikologis,” jelasnya.

Buntut dari peristiwa tragis ini, polisi resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Ketiganya adalah AV yang merupakan majikan korban, serta T alias U dan WA alias Y yang berperan sebagai agen penyalur tenaga kerja.

Ketiga tersangka kini sudah dijebloskan ke dalam sel tahanan Mapolres Metro Jakarta Pusat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Mereka dibidik atas dugaan keterlibatan dalam pelanggaran ketenagakerjaan dan penempatan pekerja yang berujung fatal.

Peristiwa kelam ini sendiri terjadi pada Rabu (22/4/2026) malam lalu. Dua orang PRT berinisial R dan D nekat melompat dari lantai atas rumah majikan mereka di kawasan Benhil karena diduga sudah tidak betah dan ingin melarikan diri dari tempat kerja.

Nahas, pelarian itu berujung petaka. PRT berinisial D dilaporkan meninggal dunia di tempat akibat luka parah usai terhempas ke tanah.

Sementara rekannya, R, berhasil selamat namun harus dilarikan ke rumah sakit karena menderita sejumlah luka-luka di tubuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *