ABNnews – Kabar mengkhawatirkan datang dari dunia pendakian Jawa Barat. Seorang mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) bernama Arief Wibisono (25) dilaporkan hilang secara misterius saat melakukan pendakian di Gunung Puntang, Kabupaten Bandung.
Arief diduga tersesat saat menempuh jalur pendakian via Pasir Kuda, Desa Mekarjaya, Kecamatan Arjasari, Sabtu (9/10). Hingga kini, keberadaannya masih menjadi teka-teki dan dalam pencarian intensif tim SAR.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat rombongan yang berjumlah tiga orang mulai mendaki sekitar pukul 07.45 WIB. Target mereka adalah Puncak Mega, dan rombongan berhasil tiba di lokasi pada pukul 12.00 WIB.
Setelah beristirahat selama satu jam di puncak, ketiganya memutuskan untuk turun kembali menuju basecamp. Namun, di tengah perjalanan turun, Arief memutuskan untuk berjalan lebih dahulu dan meninggalkan dua rekannya di belakang.
Nahas, saat kedua rekannya tiba di basecamp sekitar pukul 16.00 WIB, sosok Arief justru tidak terlihat. Perasaan waswas pun menyelimuti rombongan tersebut karena korban tak kunjung kembali ke titik kumpul hingga waktu yang diperkirakan.
“Pencarian mandiri bersama ranger basecamp sempat dilakukan pada Sabtu hingga pukul 22.00 WIB, namun korban belum ditemukan,” ungkap Ade mengutip Antara, Minggu (10/5/2026).
Mendapat laporan tersebut, Kantor SAR Bandung langsung menerjunkan tim penyelamat. Operasi pencarian kini melibatkan personel gabungan dari Brimob hingga Tim Ranger Pasir Kuda.
Sejumlah peralatan canggih mulai dari perlengkapan mountaineering, alat komunikasi khusus, hingga perlengkapan medis telah disiagakan di lokasi untuk mempercepat proses evakuasi jika korban ditemukan.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR masih berjibaku menyisir jalur pendakian yang diduga dilewati korban. Meski cuaca di area Gunung Puntang dilaporkan berawan, tim tetap optimis bisa menemukan tanda-tanda keberadaan mahasiswa tersebut.
“Hingga saat ini proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan,” pungkas Ade.













