ABNnews — Polisi meringkus tiga orang, masing-masing berinisial MAA, MR, dan J. Ketiganya mengoperasikan markas penadah ponsel, termasuk ponsel curian di salah satu apartemen di Bekasi Timur, Kota Bekasi.
Kapolres Kebayoran Baru, AKBP Nugrahadi Kusuma dalam konferensi pers Jumag kemarin memgatakan, pengungkapan ini berawal dari laporan kehilangan ponsel seorang warga di kawasan Blok M pada 12 dan 13 April 2026.
Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui penadah ponsel berlokasi di apartemen kawasan Bekasi Timur. “Berdasarkan scientific investigation, kami mendapatkan salah satu titik lokasi di apartemen yang berada di kelurahan LRT City, Kecamatan Bekasi Timur,” kata Nugrahadi
Selanjutnya, kata Nugrahadi, tim pun bergerak mengintai para tersangka yang kemudian ditangkap saat hendak melarikan diri. Unit apartemen pun digeledah. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan 225 unit ponsel, yang didominasi merek Apple.
Terdapat 42 unit Android dan 183 unit iPhone yang ditemukan di sana. Salah satu ponsel yang ditemukan di markas penadah ini diketahui milik istri Pelatih Kepala Persija Jakarta Mauricio Souza. “Memang betul ada istrinya dari pelatih Persija ya, itu 17 Pro Max juga sudah dikembalikan,” kata dia.
Ratusan ponsel itu mereka dapatkan dari orang lain yang dijual di marketplace dengan cara beli putus. Setelah mendapatkan barang, penadah langsung mengganti nomor telepon yang digunakannya.
Ponsel-ponsel itu langsung dibungkus dengan aluminium foil untuk memutus sinyal agar tidak terlacak lagi.
Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat Pasal 592 KUHP tentang Penadahan dan Pasal 476 KUHP tentang Pencurian.
Nadzar Lendi













