ABNnews – Bareskrim Polri membongkar markas pengelolaan judi online (judol) yang beroperasi di Hayam Wuruk Tower Plaza, Jakarta Barat, Sabtu (9/5/2026).
Dalam penggerebekan besar-besaran ini, polisi menyita uang tunai hingga miliaran rupiah serta mengamankan ratusan warga negara asing (WNA).
Tak tanggung-tanggung, rincian barang bukti yang disita menunjukkan gurita bisnis haram ini melibatkan jaringan internasional dari berbagai negara.
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Wira Satya Triputra, mengungkapkan bahwa selain mata uang Rupiah, pihaknya menyita valas dari berbagai negara. Polisi menemukan tumpukan uang tunai di lokasi kejadian yang nilainya fantastis.
“Rinciannya nanti mungkin akan kita sampaikan lebih lanjut. Tapi yang pasti, uang Rupiah ini diperkirakan sekitar Rp 1,9 sekian miliar yang ada. Kemudian pecahan uang, ada uang Vietnam (Dong) 53.820.000, kemudian pecahan Dolar itu sebanyak 10.210,” ujar Wira kepada wartawan, Sabtu (9/5/2026).
Selain tumpukan uang, petugas juga mengangkut berbagai peralatan elektronik yang digunakan untuk mengoperasikan situs judi. Brankas hingga paspor milik para WNA pun tak luput dari penyitaan sebagai barang bukti tindak pidana.
“Kami telah mengamankan berbagai jenis barang bukti, yaitu brankas, paspor, handphone, laptop, PC komputer, dan uang tunai dari berbagai macam,” imbuh Wira.
Dalam operasi ini, polisi mengamankan total 321 WNA yang berasal dari berbagai negara, mulai dari Vietnam, China, Laos, Myanmar, Thailand, Malaysia, hingga Kamboja. Dari jumlah tersebut, sebanyak 275 orang telah resmi ditetapkan sebagai tersangka.
Penyidik kini tengah melakukan analisis mendalam terhadap perangkat elektronik untuk menelusuri aliran dana dan jaringan yang lebih besar. Polisi juga membidik para sponsor yang memfasilitasi kedatangan para WNA tersebut ke Indonesia.
“Kita akan melakukan tracing terhadap aliran dana dan penelusuran terhadap server ataupun IP address daripada jaringan komunikasi. Selain itu, kami juga akan melakukan penelusuran terhadap para sponsor yang kemarin mendatangkan mereka dari luar negeri,” tegas Wira.













