ABNnews – Hari Buruh Internasional bagi sebagain orang dijadikan ajang demo untuk menuntut kesejahteraan mereka. Namun, berbeda dengan warga Kelapa Dua Cimanggis Depok, justru berkumpul agar selalu guyub sambil mengeluarkan keringat lewat turnamen tenis meja bertajuk NKS Cup Series, Ahad, 3 Mei 2026.
Turnamen khusus ganda putera ini diikuti oleh 14 pasang yang terdiri dari tim unggulan dan non unggulan. Mereka itu, pasangan Mustajab-Jumari, Sumarjono-Romi, Sugeng-Gusni, Gugun-Slamet, Dian-Agung, Mamik-Wiwit, Khalim-Pardi, Dewa-Heri, Anom-Kong Soleh, Sulis-Ipul, Legisan-Adel, Hendra-Indri, Triono-Widi dan Saiful-Guru.
“Sayangnya tim-tim unggulan pada bertumbangan, padahal mereka dijagokan bisa angkat tropi alias juara. Mereka itu pasangan Dewa-Heri, Sulis-Ipul dan Hendra-Indri,” kata Slamet yang biasa disapa Slem usai pertandingan.
Slem yang kalah dibabak penyisihan grup mengaku tak kecewa karena bisa ikut berpartisipasi meramaikan turnamen tersebut. “Buat saya yang penting bisa kumpul dengan warga,” imbuhnya.
Tidak sekadar kompetisi, NKS Cup Series 2026 ini menjadi ruang interaksi yang hangat di luar rutinitas kerja, menghadirkan suasana santai namun tetap kompetitif dan keakraban dengan makan siang bersama.
Widi, selaku ketua panitia penyelenggara mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan alternatif perayaan Hari Buruh yang lebih positif dan inklusif. “Kami ingin menghadirkan momen kebersamaan. Lewat olahraga, warga di sini bisa saling mengenal, melepas penat dan membangun solidaritas,” ujarnya.

Turnamen yang berlangsung selama satu harian ini di di final mempertemukan antara Triono-Widi dan Sugeng-Gusni dengan skor 3-2 dimenangkan pasangan Widi-Triono (juara 1). Sedangkan juara ketiga diraih pasangan Sumarjono-Romi yang mengalahkan Saiful-Guru dengan skor telak 3-0.
Selain tropi, para juara mendapatkan hadiah sembako yang disediakan pihak panitia. “Alhamdulillah berpasangan dengan pak Widi bisa juara 1, biasanya pasangan saya mas Ipul,” kata Triono sambil membawa sembako.
Semua para peserta menyambut kegiatan ini dengan antusias. Salah satu pemain, Wiwit mengaku senang bisa berpartisipasi dalam NKS Cup Series ini . “Biasanya kami sibuk kerja, jadi jarang punya waktu untuk kegiatan seperti ini. Rasanya menyenangkan bisa berkumpul dan bertanding dengan teman-teman dari RT lain,” katanya.
Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini diharapkan dapat memperkuat nilai sportivitas, kerja sama tim dan kesehatan fisik di kalangan pekerja. Semangat tersebut dinilai sejalan dengan makna Hari Buruh yang tidak hanya berkaitan dengan perjuangan hak, tetapi juga kesejahteraan secara menyeluruh.
Panitia berharap NKS Cup dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang dan menjangkau lebih banyak peserta di masa mendatang. “Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan menjadi tradisi positif setiap menjelang Hari Buruh dan momen penting lainnya,” tutupnya.













