ABNnews – Kelakuan mertua dan menantu di Semarang ini sungguh keterlaluan. Bukannya menjalin hubungan keluarga yang harmonis, keduanya justru kompak terlibat jaringan peredaran narkotika. Mereka nekat menjadi kurir sabu untuk diselundupkan ke dalam Lapas Kedungpane, Semarang.
Kasus ini terbongkar setelah aparat dari Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Tengah mengendus adanya peredaran narkoba yang dikendalikan dari balik jeruji besi.
Aksi mereka terhenti di area parkiran Lapas Kedungpane pada Kamis (24/4/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Sang menantu berinisial AP diringkus petugas saat hendak menjalankan aksinya.
Tak main-main, saat digeledah, petugas menemukan barang bukti narkotika yang disembunyikan di lokasi tak terduga. Sabu-sabu: 19,41 gram (disembunyikan di telapak kaki kiri pelaku). Dan Ekstasi (Inex): 7 butir.
Dari pemeriksaan awal terhadap AP, terungkap fakta bahwa ia hanyalah suruhan. Ia mengaku diperintah oleh ibu mertuanya sendiri, ANF. AP dijanjikan imbalan sebesar Rp 1,5 juta untuk mengantarkan paket haram tersebut kepada seorang narapidana di dalam Lapas.
“Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku mendapatkan barang tersebut dari ANF yang merupakan ibu mertuanya, dengan imbalan sebesar Rp 1,5 juta untuk mengantarkan paket kepada seorang narapidana di dalam lapas,” ujar Direktur Resnarkoba Polda Jateng, Kombes Yos Guntur Yudi Fauris Susanto, Sabtu (25/4/2026).
Mendapat informasi tersebut, polisi langsung bergerak cepat. ANF pun berhasil diamankan di kediamannya di wilayah Semarang Timur.
Hasil interogasi mengungkap bahwa ANF berperan sebagai penghubung antara pemesan di dalam Lapas dengan kurir di luar. ANF mengaku mendapatkan barang tersebut dari seorang narapidana berinisial AS yang kini tengah berada di dalam Lapas Kedungpane.
Saat ini, kasus tersebut masih dalam pengembangan mendalam.
“AS sedang dalam penyelidikan,” imbuh Yos.
Kini, nasib mertua dan menantu tersebut harus berakhir di balik jeruji besi. Keduanya tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Jateng untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.













