banner 728x250

Buntut Tuduhan ‘Bandar’ Perkara Ijazah Jokowi, JK Resmi Polisikan YouTuber hingga Narasumber

Jusuf Kalla. (JIBI/Solopos/Dok.)

ABNnews – Mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), resmi mengambil langkah hukum tegas. Lewat kuasa hukumnya, Abdul Haji Talaohu, JK melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri pada Senin (6/4/2026).

Laporan ini dilayangkan buntut tuduhan liar yang menyebut JK mendanai perkara ijazah Presiden Joko Widodo.

Gak cuma Rismon, tim hukum JK juga menyasar sejumlah pemilik akun YouTube dan YouTuber yang dianggap ikut menggoreng isu tersebut di jagat maya.

Seret YouTuber hingga Narasumber

Abdul Haji Talaohu menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam atas fitnah yang beredar. Selain Rismon, ada sekitar empat pihak lain yang ikut diseret ke ranah hukum.

“Bahwa atas tuduhan Saudara Rismon Sianipar hari ini kami akan buat laporan ke polisi, tetapi tak hanya untuk Saudara Rismon tapi ada beberapa yang turut kami laporkan,” tegas Abdul di Gedung Bareskrim Polri.

“Jadi selain Rismon ada sekitar empat, ada pemilik YouTube, YouTuber, dan narasumber,” sambungnya.

Pihak JK melaporkan para terlapor dengan pasal berlapis, mulai dari pencemaran nama baik, UU ITE, hingga penyebaran berita bohong alias hoaks.

Abdul menyebut konten yang disebarkan melalui kanal YouTube tersebut sudah masuk kategori fitnah yang merugikan nama baik kliennya.

“Jadi selain pasal pencemaran nama baik dan tuduhan fitnah juga berita hoaks atau bohong yang disebarkan akun channel dan YouTube,” ungkap Abdul.

Pihak Rismon Sianipar: Itu Rekayasa AI!

Di sisi lain, pihak Rismon Sianipar langsung pasang badan. Kuasa hukum Rismon, Jahmada Girsang, membantah keras kalau kliennya pernah menyebut nama JK sebagai dalang pendanaan di balik polemik ijazah Jokowi.

“Rismon tidak pernah sebut nama pak JK (Jusuf Kalla),” ujar Jahmada saat dihubungi, Senin (6/4/2026).

Jahmada pun memberikan pembelaan mengejutkan dengan menyebut bahwa pernyataan yang beredar di media sosial adalah hasil rekayasa teknologi Artificial Intelligence (AI).

“Semua yang beredar itu hoaks. AI ya,” tegas Jahmada meyakinkan bahwa kliennya tidak pernah melontarkan tuduhan tersebut secara langsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *