banner 728x250

Polda Jambi ‘Kebobolan’, Tahanan Narkoba Kelas Kakap Hilang Tanpa Jejak, AKBP MN Langsung Kena Demosi

Ilustrasi. (Foto: Ichigo121212/Pixabay)

ABNnews – Markas Polda Jambi mendadak jadi sorotan setelah seorang kurir sabu 58 kg bernama Alung alias MA berhasil melarikan diri tepat di depan hidung penyidik.

Akibat kelalaian fatal ini, seorang perwira menengah berpangkat AKBP harus menerima pil pahit berupa sanksi demosi selama dua tahun!

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Erlan Munaji, mengonfirmasi bahwa sanksi tersebut dijatuhkan kepada AKBP Nurbani (MN) yang menjabat sebagai Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Jambi saat peristiwa itu terjadi.

“Sementara satu orang yang tanggung jawab saat itu dan itu murni kelalaian yang bersangkutan. Yang kena demosi atas nama AKBP MN,” tegas Erlan dikutip detikcom, JSabtu (4/4/2026).

Sanksi Demosi dan Minta Maaf Terbuka

Gak cuma demosi, berdasarkan putusan Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP), AKBP Nurbani juga diwajibkan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka di hadapan sidang. Tim Propam menyatakan perbuatan sang perwira sebagai tindakan yang tercela dan tidak profesional.

Kabur Saat Penyidik ‘Lengah’

Insiden memalukan ini sebenarnya terjadi pada 9 Oktober 2025 lalu. Saat itu, Alung sedang menjalani pemeriksaan terkait jaringan narkoba Medan-Jambi. Namun, saat penyidik asyik berkoordinasi di ruangan lain, Alung memanfaatkan celah tersebut untuk kabur dari ruang penyidikan.

“Pada saat sebelum dilakukan pemeriksaan, tersangka MA melarikan diri ketika penyidik sedang melakukan koordinasi di ruangan yang berbeda,” jelas Erlan.

Kabar kaburnya Alung ini baru benar-benar terendus publik saat dakwaan dua tersangka lainnya, Agit dan Juniardo, dibacakan dalam sidang perdana di Pengadilan Negeri Jambi, Kamis (2/4/2026). Nama Alung pun resmi masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 12 Oktober 2025.

Masih Jadi Buron Nasional

Meski barang bukti 58 kg sabu sudah dimusnahkan di Mabes Polri bersama tangkapan besar lainnya, sosok Alung masih menghirup udara bebas.

Polda Jambi mengaku sudah berkoordinasi dengan Bareskrim Polri dan jajaran polda di seluruh Indonesia untuk memburu si “belut” narkoba ini.

“Sampai saat ini tim Ditresnarkoba Polda masih terus melakukan pencarian dan pengejaran terhadap MA,” pungkas Erlan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *