ABNnews – Puncak pertama arus balik Lebaran 2026 resmi pecah pada Selasa (24/3). Jasa Marga mencatat sebanyak 256.338 kendaraan telah kembali masuk ke Jakarta hanya dalam waktu satu hari.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengungkapkan bahwa angka tersebut sebenarnya sedikit di bawah proyeksi awal.
“Tanggal 24 yang kami prediksi mencapai 285 ribu, kemarin mencapai di angka 256.338,” ujarnya di Jasa Marga Toll Road Command Center, Jatiasih, Bekasi, Rabu (25/3/2026).
Masih Ada 42 Persen Pemudik di Kampung Halaman
Secara kumulatif sejak H-10 hingga H+3 Lebaran, total kendaraan yang masuk Jakarta sudah menyentuh angka 1.958.838 unit. Namun, data menunjukkan baru sekitar 57,71 persen pemudik yang sudah kembali ke rumah masing-masing.
Artinya, masih ada “tabungan” sekitar 42,29 persen pemudik yang belum balik. Jasa Marga memprediksi puncak arus balik gelombang kedua akan kembali meledak pada akhir pekan ini, tepatnya tanggal 28 dan 29 Maret 2026.
Titik Gerbang Tol Paling Padat
Berdasarkan arahnya, arus kendaraan paling besar masih didominasi dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) dengan kontribusi mencapai 43,4 persen. Disusul dari arah Barat (Merak) sebesar 31,5 persen dan arah Selatan (Puncak/Bogor) sekitar 25,1 persen.
Berikut adalah rapor kepadatan di empat Gerbang Tol (GT) Utama menuju Jakarta:
* GT Cikupa (Barat): 617.826 kendaraan
* GT Ciawi (Selatan): 490.832 kendaraan
* GT Kalihurip Utama (Timur/Bandung): 434.732 kendaraan
* GT Cikampek Utama (Timur/Trans Jawa): 415.448 kendaraan
Tren Kenaikan Terus Berlanjut
Kenaikan arus balik ini terpantau naik signifikan secara bertahap sejak akhir pekan lalu:
* Sabtu (21/3): 114.220 unit
* Minggu (22/3): 171.620 unit
* Senin (23/3): 225.293 unit
* Selasa (24/3): 256.338 unit (Puncak Sementara)
Jasa Marga mengimbau para pengendara untuk memastikan saldo e-toll mencukupi dan kondisi fisik prima sebelum melakukan perjalanan balik, mengingat gelombang kedua diprediksi akan jauh lebih padat.













