banner 728x250

Menhub Temui Menag, Bahas Sinergi Masjid Jadi Fasilitas Mudik: Ada Parkir hingga Tempat Istirahat!

Foto dok Kemenhub

ABNnews – Persiapan Mudik Lebaran 2026 mulai digodok. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menemui Menteri Agama Nasaruddin Umar untuk mematangkan kesiapan angkutan lebaran, salah satunya dengan menyulap masjid menjadi tempat istirahat (rest area) bagi pemudik.

Dalam audiensi yang digelar di Kantor Pusat Kementerian Agama, Senin (23/2/2026), Menhub Dudy meminta dukungan Kemenag agar masjid-masjid di sepanjang jalur mudik bisa dimanfaatkan masyarakat untuk melepas lelah, terutama bagi pengguna motor dan kendaraan pribadi.

“Melalui pemanfaatan masjid-masjid yang berada di jalur mudik, kami berharap masyarakat dapat beristirahat dengan nyaman selama perjalanan. Kami juga akan menyiapkan fasilitas pendukung agar pemudik dapat beristirahat dengan aman,” ujar Dudy.

Masjid-masjid yang ditunjuk diharapkan tidak hanya menyediakan tempat salat, tapi juga fasilitas dasar pendukung mudik. Mulai dari area parkir yang memadai, toilet bersih, ketersediaan air, penerangan, hingga ruang khusus untuk beristirahat.

Tak hanya rumah ibadah, Kemenhub juga menyiapkan fasilitas negara lainnya sebagai titik lelah. Terminal bus hingga jembatan timbang di sepanjang jalur mudik bakal difungsikan sebagai posko istirahat bagi masyarakat yang melakukan perjalanan jauh.

Dudy membeberkan hasil survei potensi pergerakan Lebaran 2026 yang diperkirakan mencapai 143 juta orang. Meski angka ini sedikit di bawah survei tahun lalu (146 juta orang), pemerintah tetap waspada terhadap potensi lonjakan di lapangan.

“Tahun lalu realisasi pergerakan masyarakat bahkan mencapai sekitar 154 juta orang. Karena itu kami tetap mengantisipasi kemungkinan peningkatan perjalanan masyarakat menjelang hari raya,” jelasnya.

Menhub menekankan bahwa Idulfitri bukan sekadar urusan mobilitas massal, tapi juga momen spiritual yang dalam. Oleh karena itu, sinergi Kemenhub dan Kemenag dianggap krusial untuk menjaga kelancaran sekaligus makna sosial dari tradisi mudik.

Data survei menunjukkan, mayoritas atau sekitar 66 persen masyarakat bergerak dengan tujuan utama untuk mudik dan bersilaturahmi ke kampung halaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *