banner 728x250

PLN EPI Borong Platinum Award di Malaysia, Rahasia Desa Berdaya Gunung Kidul Bikin Dunia Melongo!

Foto dok PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI)

ABNnews – Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah Asia. PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) sukses meraih Platinum (Excellence) Award pada ajang bergengsi Asian Impact Awards 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia, untuk kategori CSR For Sustainable Energy.

Penghargaan tertinggi ini diberikan atas program inovatif Desa Berdaya Energi Gunung Kidul yang dinilai berdampak nyata, out of the box, dan konsisten mendorong energi berkelanjutan melalui pemberdayaan masyarakat.

Di kesempatan yang sama, Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan, juga diakui secara personal dengan gelar Certified CSR Leader (CCL) atas kepemimpinannya dalam mengelola program CSR.

Penilaian Asian Impact Awards didasarkan pada ESG Rating Score yang ketat. Program Desa Berdaya Energi Gunung Kidul berhasil mencetak skor ESG fantastis sebesar 94,6.

Angka ini menempatkan PLN EPI dalam kategori Risk High-Action High (Leader Quadrant), yang berarti program tersebut dinilai sangat berdampak, inovatif, dan berpotensi besar untuk direplikasi secara luas.

Hal ini menunjukkan komitmen nyata PLN EPI dalam merespons risiko sosial dan lingkungan. Aksi nyatanya antara lain:
* Pemanfaatan Indigofera: Rantingnya diubah menjadi biomassa sebagai bahan cofiring untuk pembangkit listrik, sedangkan daunnya dimanfaatkan untuk pakan ternak.

* Ekonomi Sirkular: Pengembangan pupuk organik dan budidaya maggot BSF, hingga pengembangan kambing perah yang fokus pada perbaikan gizi balita.

* Penguatan Kelembagaan: Program ini sukses melahirkan BUMDes baru dan menggerakkan dua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), memberi manfaat langsung bagi ratusan Kepala Keluarga (KK).


Mamit Setiawan, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (9/10/25), menyampaikan apresiasi tinggi.

“Penghargaan Platinum ini adalah bukti nyata komitmen PLN EPI dalam menerapkan prinsip ESG. Kami berusaha menghadirkan inovasi yang tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga mendukung transisi energi berkelanjutan,” ujar Mamit.

Program kolaboratif ini tidak hanya menjawab tantangan lingkungan dan ekonomi, tetapi juga menciptakan peluang usaha baru yang berkelanjutan, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), termasuk pengentasan kelaparan dan energi bersih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *