ABNnews – Perekonomian Indonesia menunjukkan kinerja yang solid dan memukau. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,12% pada kuartal II 2025. Angka ini menjadikannya salah satu yang tertinggi di antara negara-negara G20.
Bukan cuma itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga mencetak rekor tertinggi (all-time high) dengan menembus level 8.100, sebuah indikasi kuat kepercayaan investor terhadap ekonomi domestik.
“Indonesia menjadi negara ketiga yang sudah menyelesaikan perundingan dengan Amerika Serikat, maka tentu kita berharap bahwa ke depan risiko lebih terprediksi, dan berbagai lembaga sudah melihat bahwa dunia mulai membaik,” ungkap Menko Airlangga dalam acara Investor Daily Summit 2025 di Jakarta, Kamis (9/10).
Kinerja Bikin Melongo: Pengangguran Terendah Sejak 1998
Airlangga memaparkan serangkaian kebijakan pemerintah selama setahun terakhir yang hasilnya langsung dirasakan masyarakat, bukan sekadar angka statistik:
* Pengangguran Terendah: Tingkat pengangguran saat ini tercatat 4,76%—level terendah sejak tahun 1998.
* Kenaikan UMP: Guna menjaga daya beli, Upah Minimum Provinsi (UMP) naik sebesar 6,5% pada 2025.
* Kemiskinan Terendah: Angka kemiskinan turun ke level terendah sepanjang sejarah, menjadi 8,47% pada Maret 2025.
* Investasi: Investasi semester I 2025 mencapai Rp942 triliun, naik 13,6% dibanding tahun sebelumnya.
Selain itu, pemerintah juga fokus pada penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional. Akses permodalan murah via Kredit Usaha Rakyat (KUR) juga tersalurkan kepada 3,46 juta pelaku UMKM, petani, dan nelayan.
Lahirnya Para Game Changer
Pemerintah juga terus mendorong reformasi struktural melalui deregulasi kemudahan berusaha. Regulasi baru, Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025, yang berlaku sejak 5 Oktober 2025, bertujuan membuat proses perizinan berusaha menjadi semakin cepat, mudah, dan pasti.
Airlangga menyebut beberapa terobosan (milestone) yang menjadi game changer Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto:
1. Diluncurkannya untuk pertama kali Bullion Bank (Bank Logam Mulia).
2. Beroperasinya Danantara (Lembaga Pembiayaan Infrastruktur).
3. Mendorong pemanfaatan Local Currency Transaction dengan negara-negara ASEAN, Jepang, dan kini tengah dicoba di UAE.
“Indonesia juga berhasil menuntaskan berbagai perjanjian perdagangan, termasuk IEU-CEPA yang 10 tahun dibahas dan ini ditargetkan implementasi pada 1 Januari 2027,” tegas Menko.
Terakhir, Menko Airlangga menyinggung paket ekonomi 8+4+5 dan stimulus lainnya. Salah satu inovasi penting adalah peluncuran Program Magang Nasional untuk memperluas lapangan kerja dan mempersiapkan generasi muda menghadapi pasar kerja yang kompetitif.













