ABNnews – Program unggulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi sorotan sejumlah pihak. Apalagi kedua program unggulan tersebut ditengarai tidak lagi berjalan alias mandek. Sehingga mandeknya kedua program Wapres Gibran tersebut menjadi pertanyaan sejumlah pihak.
Menanggapi hal itu, pengamat politik dan CEO Point Indonesia Karel Susetyo mengatakan, sebaiknya Wapres dalam menjalankan programnya harus selalu mengacu pada visi misi presiden. Karena sebenarnya tidak ada istilah visi misi wakil presiden.
“Apabila wapres memiliki visi misi sendiri, maka bibit insubordinasi mulai tumbuh dan ini berbahaya bagi pemerintahan,” ujar Karel di Jakarta, Senin (5/5/2025).
Karel menilai, apa yang dilakukan oleh Wapres Gibran dengan program unggulannya itu tentu sangat bagus. Namun program – program tersebut harus sejalan dengan kebijakan dari Presiden. Sehingga sinergitas antar keduanya bisa berjalan harmonis demi kepentingan rakyat.
“Jangan juga tumpang tindih dalam memainkan perannya. Misalnya soal program “Bantuan Wapres Gibran”, ini bisa berhimpitan dengan Program Bantuan Presiden yang selama ini telah berjalan. Sedangkan pada program “Lapor Mas Wapres”, sudah ada program sebelumnya yakni “Lapor Presiden” yang dijalankan sejak era Presiden Jokowi,” ungkapnya.
Seharusnya, sambung Karel, Wapres Gibran fokus saja membantu Presiden Prabowo, sesuai dengan arahan dan visinya. Jangan berimprovisasi tanpa berkoordinasi dengan Presiden.
“Ingat, Wapres adalah orang kedua alias ban serep. Hubungan kerja presiden dengan wapres adalah pimpinan dan bawahan, bukan kolektif kolegial. Untuk itu wapres tidak bisa berjalan sendiri, tanpa ada perintah dari presiden,” tegasnya.
“Gibran mungkin bisa mencontoh pada wapres Maruf Amin yang memainkan peran dengan baik sebagai wapres dari Presiden Jokowi. Dimana Amin hanya berkonsentrasi pada isu pemberantasan kemiskinan dan pengembangan ekonomi syariah. Sesuai dengan kapasitas dan kemampuan dirinya sebelum menjadi Wapres,” imbuhnya.
Diketahui, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka membuka Program Lapor Mas Wapres yang dimulai sejak 11 November 2024. Program Lapor Mas Wapres merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto agar jajaran pemerintahan benar-benar melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Program ini telah melakukan banyak tindak lanjut atas aduan masyarakat.
Bagus Iswanto













