Mengintip LHKPN 4 Pejabat Baru Pilihan Prabowo, Siapa yang Paling Tajir?

Presiden Prabowo Subianto (kanan) memberikan ucapan selamat kepada Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) Satyawan Pudyatmoko (kedua kiri) dan Wakil Kepala BPGMN Mayjen TNI Sriyanto (kiri) seusai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/tom.

ABNnews – Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat empat pejabat baru yang resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (15/10/2026) memiliki total kekayaan yang bervariasi, mulai dari Rp 2,14 miliar hingga tembus Rp 7,17 miliar.

Keempat pejabat yang dilantik bersamaan di Istana Negara, Jakarta tersebut yakni Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) Satyawan Pudyatmoko, Wakil Kepala BPGMN Sriyanto, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kristomei Sianturi, serta Wakil Menteri Pertanian Alim Setiawan Slamet.

Dilansir dari Antara, Dari keempat figur tersebut, sosok siapakah yang paling tajir berdasarkan isi dompet dan deretan aset yang dilaporkan ke KPK? Simak perincian lengkapnya berikut ini:

1. Wakil Kepala BPGMN Sriyanto (Rp 7,17 Miliar) – Paling Tajir!

Sriyanto menempati posisi teratas sebagai pejabat paling tajir di antara keempat figur yang dilantik. Ia mengantongi total harta kekayaan mencapai Rp 7.171.029.568 (sekitar Rp 7,17 miliar).

Berdasarkan laporan terakhir pada 27 Januari 2026 saat ia mengemban tugas sebagai Kepala Kelompok Staf Ahli Panglima Komando Daerah Militer XXI/Radin Inten, kepemilikan asetnya mencakup satu bidang tanah dan bangunan serta empat bidang tanah yang tersebar di Karanganyar, Karawang, dan Bogor.

Untuk koleksi kendaraan di garasinya, Sriyanto melaporkan mobil Hyundai Creta tahun 2023, Nissan Terra tahun 2018, sepeda motor Honda BeAT tahun 2023, serta simpanan kas dan setara kas.

2. Wakil Menteri Pertanian Alim Setiawan Slamet (Rp 4,43 Miliar)

Mantan Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) yang baru diamanahi jabatan Wamentan, Alim Setiawan Slamet, menempati urutan kedua dengan total harta kekayaan sebesar Rp 4.429.124.762 (sekitar Rp 4,43 miliar).

Laporan LHKPN tersebut diserahkan pada 3 Maret 2026 ketika Alim masih aktif memimpin IPB. Aset utamanya meliputi empat bidang tanah dan bangunan yang berlokasi di Bogor. Di garasinya, ia mengoleksi mobil Geely SUV keluaran 2025, Toyota Fortuner SUV (2022), sepeda motor Yamaha NMAX (2022), ditambah harta bergerak lainnya serta simpanan kas.

3. Kepala BPGMN Satyawan Pudyatmoko (Rp 3,75 Miliar)

Kepala BPGMN Satyawan Pudyatmoko berada di urutan ketiga dengan total kekayaan sebesar Rp 3.755.000.000 (sekitar Rp 3,75 miliar).

Laporan tersebut disetorkan ke KPK pada 5 Februari 2026 sewaktu Satyawan memegang posisi Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem di Kementerian Kehutanan. Asetnya didominasi oleh satu bidang tanah dan bangunan serta tujuh bidang tanah yang tersebar di Sleman dan Boyolali.

Satyawan juga mengoleksi unit kendaraan berupa mobil Toyota Yaris tahun 2018, sepeda motor Honda CBR tahun 2021, serta Honda Supra X tahun 2010. Selain kendaraan, ia memiliki harta bergerak lainnya serta kas dan setara kas.

4. Kepala BNPB Kristomei Sianturi (Rp 2,14 Miliar) – Terendah

Di sisi lain, pimpinan baru BNPB Letjen Kristomei Sianturi mengantongi nilai harta kekayaan paling terendah di antara keempat pejabat tersebut, yakni Rp 2.139.412.136 (sekitar Rp 2,14 miliar).

Laporan LHKPN disampaikan pada 27 Februari 2026 saat ia mengemban amanat sebagai Panglima Komando Daerah Militer XXI/Radin Inten. Harta yang dilaporkan oleh mantan Kapuspen TNI ini terbilang ringkas, yang terdiri atas sebidang tanah di Magelang serta simpanan kas dan setara kas.

Perlu dicatat, seluruh angka kekayaan di atas merupakan informasi historis yang dilaporkan para pejabat kepada KPK sebelum menduduki jabatan baru mereka di pemerintahan. Masyarakat luas dapat mengakses dan memeriksa perincian data laporan kekayaan para penyelenggara negara secara terbuka melalui portal resmi e-LHKPN KPK di [https://elhkpn.kpk.go.id/](https://elhkpn.kpk.go.id/).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *