ABNnews – Pemerintah berencana membagikan telepon seluler atau handphone (HP) secara gratis kepada masyarakat.
Utusan Khusus Presiden RI Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, mengungkapkan bahwa langkah strategis ini diambil guna mendukung digitalisasi layanan keuangan di Indonesia.
Hashim menjelaskan, kebijakan pembagian HP tersebut berkaitan erat dengan target pemerintah untuk memperluas akses perbankan secara nasional, sekaligus merombak mekanisme penyaluran bantuan sosial (bansos) agar jauh lebih tepat sasaran dan efisien.
Dalam paparannya pada acara Prasasti Policy yang digelar di Ballroom Ritz-Carlton, Hashim menyoroti tingkat inklusi keuangan di Indonesia yang masih menyisakan celah.
Ia menyebutkan bahwa saat ini sekitar 30 persen penduduk Indonesia masih berstatus unbanked atau belum memiliki rekening bank.
Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu tantangan terbesar bagi pemerintah dalam memperluas jangkauan layanan keuangan serta mengoptimalkan potensi penerimaan negara dari berbagai sektor.
Pemberian HP gratis kepada masyarakat dirancang agar setiap warga dapat mengakses rekening digital secara mandiri. Ke depannya, skema penyaluran bansos yang selama ini sering dilakukan dalam bentuk fisik atau uang tunai akan sepenuhnya dialihkan ke dalam sistem digital.
“Setiap warga negara akan diberi handphone yang dilengkapi akun digital. Seluruh dana akan tersedia di sana dan disalurkan ke rekening masing-masing,” tegas Hashim.
Dengan adanya digitalisasi bansos melalui ponsel pintar ini, pemerintah berharap proses penyaluran bantuan dapat berjalan lebih transparan, cepat, serta meminimalisir potensi pemotongan liar di lapangan.












