Stasiun Gambir Jadi Favorit Turis Asing, Jumlah Penumpang Wisman Naik 4,7 Persen

Foto: PT KAI

ABNnews – Stasiun Gambir kokoh menjadi stasiun terfavorit bagi wisatawan mancanegara (wisman) yang melancong menggunakan moda transportasi kereta api di wilayah Daop 1 Jakarta.

Secara keseluruhan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mencatat total penumpang wisman mengalami kenaikan sebesar 4,7 persen sepanjang Januari hingga Agustus 2026.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengungkapkan, total turis asing yang memanfaatkan layanan kereta api melalui stasiun-stasiun Daop 1 Jakarta mencapai 125.483 orang.

Jumlah ini meningkat bertambah 5.687 orang dibanding periode sama pada 2025 yang tercatat 119.796 orang.

Dari keseluruhan angka tersebut, Stasiun Gambir menyumbang porsi terbesar hingga mencapai 67 persen dari total volume wisman di wilayah Daop 1 Jakarta.

“Stasiun Gambir menjadi stasiun dengan volume wisatawan mancanegara tertinggi, yakni sebanyak 84.011 orang. Jumlah wisman di Stasiun Gambir meningkat 6,7 persen dibandingkan Januari-Agustus 2025 yang tercatat sebanyak 78.703 orang,” ujar Franoto dalam keterangan resminya, Senin (5/10/2026).

Selain Stasiun Gambir, beberapa stasiun lain di wilayah Daop 1 Jakarta yang juga ramai dilintasi turis asing meliputi:
* Stasiun Pasar Senen: 25.080 wisman

* Stasiun Jatinegara: 4.276 wisman

* Stasiun Bekasi: 4.093 wisman

* Stasiun Sukabumi: 2.006 wisman

* Stasiun Bogor Paledang: 1.820 wisman

* Stasiun Cikarang: 1.544 wisman


Menariknya, catatan pertumbuhan persentase tertinggi justru dibukukan oleh Stasiun Bogor Paledang. Stasiun ini mencatatkan kenaikan fantastis hingga 126 persen, melonjak dari 805 wisman pada Januari–Agustus 2025 menjadi 1.820 wisman pada periode sama tahun 2026.

Tren kenaikan signifikan juga terjadi di beberapa stasiun lainnya:

* Stasiun Jatinegara: Tumbuh 31,8 persen (dari 3.245 menjadi 4.276 orang).

* Stasiun Cikarang: Naik 20,2 persen (dari 1.284 menjadi 1.544 orang).

* Stasiun Sukabumi: Meningkat 18,1 persen (dari 1.699 menjadi 2.006 orang).


Jika dilihat secara bulanan, puncak pergerakan wisman tertinggi sepanjang delapan bulan pertama 2026 tercipta pada bulan Juli dengan angka 25.183 orang, naik 12,1 persen dibanding Juli 2025 (22.459 orang).

Sementara pada Agustus 2026, tercatat sebanyak 21.900 wisman naik kereta, tumbuh 13,1 persen dibanding Agustus 2025 (19.363 orang).

Franoto menilai, pertumbuhan positif ini membuktikan bahwa transportasi kereta api telah menjadi tulang punggung mobilitas yang sangat diandalkan turis mancanegara saat menjelajahi berbagai destinasi di Indonesia.

“Stasiun Gambir dan Pasar Senen menjadi simpul utama perjalanan kereta api jarak jauh dari Jakarta menuju berbagai kota, sementara layanan di wilayah Bogor dan Sukabumi turut membuka akses menuju sejumlah kawasan wisata,” terangnya.

Ke depannya, KAI Daop 1 Jakarta berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan dan konektivitas antardaerah demi mendukung pertumbuhan industri pariwisata tanah air.

“Ketika pariwisata Indonesia tumbuh, perjalanan wisatawan juga bergerak semakin luas. KAI terus menjaga layanan yang aman, nyaman, dan mudah digunakan agar transportasi berbasis rel dapat mendukung perjalanan wisatawan menuju semakin banyak destinasi di Indonesia,” tutup Franoto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *