ABNnews – Layanan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai resmi beroperasi penuh mulai hari ini, Rabu (26/8/2026), dengan tarif promo flat Rp 5.000 hingga Oktober 2026.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan kesiapan akhir moda transportasi tersebut setelah melakukan uji coba langsung di jalur Velodrome-Manggarai.
Pramono menegaskan bahwa pembangunan fisik infrastruktur LRT Jakarta sepanjang 12,2 kilometer seluruhnya telah selesai.
“Secara keseluruhan untuk pembangunan ataupun penyelesaian LRT ini, yang pertama yang berkaitan dengan rel dan juga jalur layang, ini sudah selesai 100 persen,” kata Pramono, dikutip dari keterangan resmi, Rabu (26/8/2026).
Proyek dengan total nilai investasi mencapai Rp 12,1 triliun ini telah memasuki tahap akhir pengujian oleh Kementerian Perhubungan guna menjamin aspek keselamatan operasi secara menyeluruh.
“Sehingga dalam perspektif Pemerintah DKI Jakarta sebenarnya baik itu pembangunan maupun jalur relnya adalah sudah siap untuk diresmikan secara keseluruhan,” ujar Pramono.
Rangkaian peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai dijadwalkan dilakukan oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Setelah resmi dibuka, LRT langsung melayani penumpang penuh mulai pukul 05.00 hingga 24.00 WIB.
Pada tahap awal, koridor ini diproyeksikan mampu mengangkut hingga 80.000 penumpang per hari. Terkait tarif promo transisi Rp 5.000, Pemprov DKI akan melakukan evaluasi untuk menetapkan tarif permanen setelah Oktober mendatang.
“Dengan keterjangkauan ini, maka kami segera akan memutuskan seperti yang tadi saya sampaikan mengenai tarif khusus di era transisi ini,” jelas Pramono.
Usai pengoperasian rute Kelapa Gading-Manggarai, Pemprov DKI Jakarta bersiap menembus rute lanjutan hingga ke Dukuh Atas dengan alokasi investasi sebesar Rp 2,7 triliun.
Pramono merinci, kebutuhan dana tersebut mencakup penambahan unit armada kereta baru.
“Ternyata harus ada investasi untuk train set-nya yang jumlahnya kurang lebih 16, sehingga totalnya menjadi Rp 2,7 triliun,” tuturnya.
Untuk mendanai rute Dukuh Atas dan pembangunan rumah sakit internasional di eks lahan Sumber Waras, Pemprov DKI telah mengajukan penerbitan obligasi daerah ke DPRD DKI Jakarta.
Selain itu, pengembangan ke depan juga diarahkan menyambungkan Velodrome ke Stasiun Whoosh serta Kelapa Gading menuju Jakarta International Stadium (JIS).
Pramono optimistis, terhubungnya seluruh rute tersebut akan menjadikan LRT Jakarta sebagai tulang punggung utama mobilitas warga lintas Jakarta Timur, Utara, Selatan, hingga Pusat.
“Dan kalau itu sudah terkoneksi, maka mudah-mudahan transportasi di Jakarta menjadi jauh lebih baik,” pungkasa Pramono.












