ABNnews – Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 22 unit mobil pemadam kebakaran beserta 110 personel untuk menaklukkan si jago merah yang membakar gedung lima lantai di Jalan Cikini Raya Nomor 89, Kelurahan Cikini, Kecamatan Menteng, Rabu (5/8/2026) sore.
Berdasarkan laporan resmi Gulkarmat Jakarta Pusat, informasi kebakaran pertama kali diterima dari warga pada pukul 14.45 WIB. Petugas bergerak cepat hingga unit pertama tiba di lokasi hanya dalam kurun waktu empat menit atau pukul 14.49 WIB, dan langsung memulai penanganan pada pukul 14.52 WIB.
Kerja keras ratusan petugas di lapangan membuahkan hasil. Api berhasil dilokalisasi pada pukul 15.30 WIB, sebelum dilanjutkan proses pendinginan pukul 15.45 WIB. Seluruh operasi pemadaman dinyatakan rampung total pada pukul 17.32 WIB.
Dalam proses penjinakan api, petugas di lapangan sempat menemui hambatan teknis. Lokasi sumber air yang terbilang cukup jauh dari titik kejadian menjadi tantangan tersendiri bagi ratusan personel yang diterjunkan.
Berdasarkan laporan awal, amukan api diduga kuat berasal dari lantai tiga bangunan berlantai lima tersebut.
Saksi mata di lokasi kejadian bernama Jimi menceritakan bahwa kepulan asap tebal beserta kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 14.40 WIB. Ia dan beberapa warga sempat berusaha memadamkan titik api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Namun, kobaran api justru makin tak terkendali dan dengan cepat membesar hingga merambat ke bagian bangunan lainnya.
Melihat situasi yang kian kritis, petugas keamanan proyek setempat langsung menghubungi pos Dinas Gulkarmat agar mendapat penanganan medis dan evakuasi darurat dengan cepat.
Akibat insiden ini, luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 7 x 6 meter. Sementara itu, total nilai kerugian materiil hingga kini masih dalam tahap pendataan oleh pihak berwenang.
Hingga seluruh operasi pemadaman dinyatakan usai, penyebab pasti munculnya titik api masih dalam proses penyelidikan. Pihak pemadam memastikan tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini.












