ABNnews – Kecelakaan maut beruntun terjadi di Jalan Leuwipanjang, Kota Bandung, Jawa Barat. Sebuah truk pengangkut gas LPG yang hilang kendali menghantam sedikitnya 11 kendaraan hingga merenggut nyawa seorang pesepeda wanita di lokasi kejadian.
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung AKP Fiekry mengungkapkan, insiden berdarah yang terjadi sekitar pukul 12.15 WIB tersebut diduga dipicu oleh pengemudi truk yang mengalami tertidur sesaat (micro sleep).
“Jadi memang tadi dapat informasi, jadi intinya micro sleep yang mengakibatkan satu nyawa orang meninggal dunia, yang menggunakan sepeda itu berjenis kelamin wanita,” kata Fiekry di Bandung, Rabu (29/7/2026).
Berdasarkan pemeriksaan awal, truk pengangkut LPG melaju dari arah Jalan Soekarno-Hatta usai membongkar muatan dan hendak menuju titik distribusi berikutnya. Pengemudi truk mengaku hilang kesadaran saat berkendara dan baru menyadarinya usai truk terhenti menabrak kendaraan terakhir.
“Jadi dari arah Soekarno-Hatta habis bongkar isi mau mengirim ke distribusi masing-masing. Sopir ketika sadar-sadar ketika sudah berhenti mobil di mobil terakhir,” ujar Fiekry.
Dampak dari serudukan truk tersebut menghancurkan sedikitnya 11 kendaraan yang terdiri atas mobil dan sepeda motor.
Jasad korban meninggal dunia telah dievakuasi petugas ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Sementara itu, satu korban lainnya mengalami luka berat berupa patah tulang dan dilarikan ke Rumah Sakit Immanuel Bandung guna perawatan medis.
Petugas kepolisian dari Satlantas Polrestabes Bandung telah bergerak cepat mengamankan armada truk LPG beserta sang sopir untuk diproses secara hukum.
“Sudah, ini kita amankan, sopir juga kita mintai keterangan untuk lebih lanjut nanti kita bawa ke Unit Gakkum Polrestabes,” tegas Fiekry.
Saat ini, kepolisian masih menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP), melakukan pendataan seluruh kendaraan yang terlibat, serta berkoordinasi dengan keluarga korban untuk proses identifikasi lebih lanjut.












