Serbu Libur Sekolah! 418.600 Penumpang Sudah Manfaatkan Diskon Tiket Kapal Feri ASDP

Foto dok PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)

ABNnews – Perjalanan libur sekolah tahun ini terbukti semakin terjangkau dan diserbu oleh masyarakat luas.

Terhitung tiga pekan sejak program stimulus diskon tarif penyeberangan resmi dibuka, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat sebanyak 418.600 pengguna jasa telah memanfaatkan program potongan harga tersebut untuk bepergian antarpulau.

Angka penyerapan fantastis ini telah mencapai 34,69 persen dari total target 1,2 juta kuota penerima manfaat yang disediakan. Mengingat periode program masih bergulir hingga 5 Juli 2026 mendatang, kesempatan emas bagi masyarakat untuk menikmati perjalanan mudik atau liburan domestik yang ramah kantong dinilai masih terbuka sangat lebar.

Hingga 25 Juni 2026, realisasi penyerapan subsidi tercatat baru menyentuh angka sekitar Rp 7 miliar dari total alokasi anggaran jumbo sebesar Rp 26 miliar.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengungkapkan bahwa tingginya animo ini membuktikan stimulus pemerintah memberikan dampak riil bagi mobilitas libur sekolah sekaligus memutar roda ekonomi daerah.

“Memasuki tiga pekan pelaksanaan program, realisasinya telah mencapai 34,69 persen. Artinya, kesempatan untuk memperoleh manfaat program ini masih terbuka lebar karena kuota masih tersedia. Kami mengajak masyarakat yang akan melakukan perjalanan antarpulau untuk segera membeli tiket agar memperoleh jadwal keberangkatan yang diinginkan sekaligus menikmati tarif penyeberangan yang lebih terjangkau,” ujar Heru, Sabtu (27/6/2026).

Melalui program stimulus ini, pengguna jasa dimanjakan dengan diskon 100 persen khusus untuk komponen tarif jasa kepelabuhanan.

Jika diakumulasikan secara total, potongan tersebut setara dengan pangkas harga rata-rata sekitar 21,9 persen dari total tarif tiket penyeberangan reguler maupun eksekutif.

Program diskon ini berlaku untuk jadwal keberangkatan mulai 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Adapun stimulus tarif ini diterapkan secara serentak di 14 pelabuhan yang melayani tujuh lintasan strategis nasional, yaitu:
* Merak – Bakauheni

* Ketapang – Gilimanuk

* Lembar – Padangbai

* Kayangan – Poto Tano

* Tanjung Uban – Telaga Punggur

* Ajibata – Ambarita

* Sape – Labuan Bajo


Kebijakan potongan harga ini menyasar kategori penumpang pejalan kaki, serta pengguna kendaraan roda dua (Golongan II) dan mobil pribadi (Golongan IVA).

Sebagai rute penyeberangan tersibuk di Indonesia, lintasan Merak–Bakauheni menjadi salah satu titik utama diterapkannya program diskon ini.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, membeberkan skema penurunan tarif berlaku baik untuk kelas penyeberangan Reguler maupun Express.

Berikut adalah rincian estimasi tarif terbaru pasca-diskon:
1. Layanan Reguler
* Penumpang Pejalan Kaki: ± Rp 18.100

* Kendaraan Golongan II (Motor): ± Rp 46.400

* Kendaraan Golongan IVA (Mobil): ± Rp 431.200


2. Layanan Express
* Penumpang Pejalan Kaki: ± Rp 44.000

* Kendaraan Golongan II (Motor): ± Rp 83.616

* Kendaraan Golongan IVA (Mobil): ± Rp 550.937


Demi menjaga kelancaran operasional dan ketertiban arus mudik libur sekolah di pelabuhan, pihak ASDP mewajibkan seluruh calon penumpang untuk melakukan pemesanan tiket secara daring (online) terlebih dahulu sebelum tiba di lokasi penyeberangan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pembelian tiket melalui aplikasi Ferizy maupun situs resmi trip.ferizy.com. Pemesanan sejak jauh hari membantu pengguna jasa memperoleh jadwal perjalanan sesuai kebutuhan sekaligus mendukung kelancaran operasional pelabuhan melalui sistem layanan yang lebih tertib dan efisien,” tegas Windy.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih mendalam terkait regulasi, mekanisme pembelian, hingga ketentuan teknis mengenai subsidi tiket feri ini, ASDP membuka layanan informasi melalui akun Instagram resmi di @asdp191.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *