banner 728x250

Apes Usai Viral! Pemalak di Depan Pegadaian Senen Ditangkap di Rumahnya

Polisi mengamankan seorang pria berinisial YM (43) pada Senin (15/6/2026), usai diduga melakukan aksi pemalakan terhadap pekerja di depan kantor Pegadaian, Jalan Kramat Raya, Kelurahan Kenari, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. ANTARA/HO-Polres Jakpus

ABNnews – Nasib apes menimpa seorang pria berinisial YM (43). Usai aksi intimidasi dan pemalakan yang dilakukannya terhadap pekerja viral di media sosial, pria paruh baya ini langsung diciduk pihak kepolisian tepat di rumah kediamannya.

Peristiwa pemalakan tersebut diketahui terjadi di depan kantor Pegadaian, Jalan Kramat Raya, Kelurahan Kenari, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Pihak kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan begitu video amatir mengenai aksi pemalakan tersebut beredar luas di jagat maya.

“Setelah menerima informasi terkait video viral, kami langsung memerintahkan jajaran Polsek Senen untuk melakukan pengecekan dan penyelidikan. Hasilnya, seorang pria yang diduga terlibat berhasil diamankan untuk dimintai keterangan,” ungkap Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold EP Hutagalung, dikutip antara, Rabu (17/6/2026).

Berdasarkan kronologi kejadian, peristiwa tak menyenangkan itu dilaporkan terjadi pada Minggu (14/6) malam sekitar pukul 22.29 WIB. Kejadian bermula saat sebuah mobil bak terbuka (pick up) berwarna hitam terparkir di depan kantor Pegadaian Jalan Kramat Raya untuk melakukan kegiatan bongkar pasang spanduk (banner).

YM yang kebetulan berada di sekitar lokasi kemudian menegur para pekerja. Ia meminta mereka untuk memindahkan kendaraan tersebut karena dianggap menghalangi area tempatnya bekerja.

Namun, interaksi teguran tersebut justru berujung pada dugaan aksi pemalakan yang kemudian direkam oleh pekerja dan menjadi viral.

Menindaklanjuti laporan keresahan masyarakat di media sosial, Unit Reskrim Polsek Senen langsung melakukan perburuan. Polisi akhirnya berhasil mengendus keberadaan YM dan menangkapnya di rumahnya di kawasan Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, pada Senin (15/6) pagi sekitar pukul 10.30 WIB.

Sementara itu, Kapolsek Senen Kompol Widodo Saputro menjelaskan bahwa hingga saat ini pihak penyidik masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan intensif terhadap pelaku.

Tak sampai di situ, kejutan lain didapati petugas dari hasil pemeriksaan medis sementara. YM ternyata nekat melakukan aksi premanisme tersebut di bawah pengaruh barang haram narkotika.

“Anggota Reskrim Polsek Senen sudah mengamankan yang bersangkutan. Kami lakukan pemeriksaan awal, termasuk pengecekan urine dan hasilnya positif mengandung methamphetamine (sabu),” ujar Widodo blak-blakan.

Hingga saat ini, polisi telah melakukan sejumlah tindakan kepolisian guna melengkapi berkas perkara, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan dari para saksi di lokasi, hingga mengumpulkan dokumen serta bukti video terkait kejadian tersebut.

Demi mengantisipasi kejadian serupa kembali terulang di jalanan, Kombes Pol Reynold mengimbau masyarakat untuk tidak segan-segan melaporkan segala bentuk aksi premanisme atau gangguan kamtibmas di wilayah hukum Jakarta Pusat.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan. Jika melihat adanya tindakan yang mengarah pada tindak pidana, segera laporkan melalui layanan kepolisian 110 agar dapat segera ditindaklanjuti,” pungkas Reynold.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *