banner 728x250

Sentil Kasus Korupsi BGN, Prabowo Peringatkan Mitra MBG: Jangan Coba Lebih Pintar dari NKRI!

Ilustrasi. Presiden RI Prabowo Subianto bersama Kepala BGN Dadan Hindayana di RS Koja, Jakarta Utara, Selasa (16/12/2025).(Tim Media Prabowo Subianto)

ABNnews – Presiden Prabowo Subianto melempar peringatan keras dan bernada ancaman kepada seluruh mitra pelaksana program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lapangan.

Menyusul skandal korupsi di internal Badan Gizi Nasional (BGN), Prabowo dengan tegas memperingatkan agar tidak ada satu pun pihak yang mencoba-coba mengakali atau mengambil keuntungan sepihak dari program prioritas pemerintah tersebut.

“Kalau saudara merasa saudara bisa lebih pinter dari NKRI, ya coba aja,” tantang Prabowo dengan nada tinggi saat memberikan arahan dalam acara Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026).

Pernyataan menohok ini dikeluarkan Prabowo pasca-Kejaksaan Agung menetapkan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, beserta dua mantan wakilnya, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi.

Prabowo menginstruksikan para pengawas dan penegak hukum seperti BPKP hingga KPK untuk memperketat taji pengawasan agar marwah negara tidak diinjak-injak oleh oknum koruptor.

“BPKP, KPK semua, penegak hukum harus kita perkuat. Karena saya tidak mau NKRI dilecehkan. Saya tidak mau bahwa pemerintah Republik Indonesia tidak dihormati,” seru Prabowo.

Di sisi lain, Prabowo blak-blakan tidak bisa menutupi rasa sesak dan sedihnya atas badai hukum yang menjerat jajaran pimpinan BGN. Terlebih, para tersangka merupakan orang-orang pilihan yang sangat disayangi dan dipercaya penuh untuk mengemban misi suci pemenuhan gizi anak bangsa.

“Saya sebetulnya, hari ini, saat ini sebetulnya saya sedih. Saya tidak bisa tutupi bahwa saya dalam keadaan sedih. Karena, saya terpaksa mengganti orang-orang yang saya, sebenarnya yang saya sayangi, orang yang saya percaya, orang yang saya berikan tugas untuk negara yang sangat berat,” ungkap Prabowo.

Prabowo mengisahkan, jemarinya terasa amat berat saat harus meneken surat keputusan pencopotan Dadan dkk. Terlebih, mereka telah dianugerahi pangkat hingga bintang kehormatan. Namun, keraguan itu ia tepis demi keadilan bagi masyarakat banyak.

“Saya katakan berat bagi saya [mencopot Dadan dkk], waktu saya tanda tangan, berat. Ini orang yang saya angkat, ini orang saya kasih bintang, saya kasih pangkat. Tapi saya ingat kata almarhum ayahanda saya, Prof Sumitro, pernah mengatakan kepada saya, ‘Prabowo kalau satu saat dalam bingung, keadaan ragu, ingat! Berpihaklah selalu kepada rakyatmu’,” tirunya.

Meski begitu, ia enggan berkomentar terlalu jauh mengenai detail materi penyidikan di Kejaksaan Agung.

“Saya tidak mau banyak komentar, karena mereka-mereka ini menghadapi masalah penyelidikan hukum. Nanti seolah saya mempengaruhi,” dalihnya.

Lebih lanjut, Kepala Negara membongkar fakta bahwa dirinya sudah mencium aroma tidak sedap di tubuh BGN sejak beberapa waktu lalu. Begitu menerima laporan awal, Prabowo langsung bergerak senyap dengan memanggil kepala lembaga audit dan intelijen keuangan.

“Jadi saya waktu dapat laporan itu, saya panggil Kepala BPKP dan juga kepala PPATK dan pejabat lain, tolong saya dapat laporan tentang BGN ini,” bebernya.

Bagi Prabowo, urusan perut masyarakat miskin adalah hal yang sakral dan haram hukumnya untuk diselewengkan. Ia menegaskan, pemerintah akan mengawal ketat integritas program MBG demi menyelamatkan masa depan jutaan anak Indonesia dari ancaman krisis gizi.

“Masalah makan ini masalah sakral. Makan bagi orang susah, tidak boleh jadi sarana memperkaya oknum-oknum. Makan paling gampang dikorupsi,” sentil Prabowo.

Menutup arahannya, Presiden memberikan garansi bahwa hukum akan digerakkan tanpa pandu tebang pilih. Siapa pun yang nekat mencuri uang rakyat, termasuk lingkaran ring satu di sekelilingnya, dipastikan bakal disikat habis.

“Saya tidak mau uang rakyat dicuri dan tidak ada pengecualian!” tandas Prabowo memungkasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *