banner 728x250

Gerebek Townhouse di Jakbar, Polda Metro Bongkar Pabrik Narkoba Cair ‘Etomidate’ Berkedok Vape

Polisi tangkap dua pelaku produsen lab narkoba di Jakarta Barat (dok. istimewa)

ABNnews – Aparat Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya sukses menggerebek sebuah pabrik rumahan (clandestine lab) pembuatan narkotika golongan II jenis etomidate yang beroperasi di salah satu unit Townhouse Puri Mansion, Jakarta Barat.

Pabrik ini kedapatan memproduksi narkoba cair jenis baru yang dikemas secara rapi berkedok cairan rokok elektrik (cartridge vape).

Pengungkapan kasus ini bermula dari penangkapan sepasang kekasih yang masing-masing berinisial FG (20) dan W (26). Dari tangan sejoli ini, polisi menyita barang bukti awal berupa 10 buah cartridge vape berisi etomidate serta satu unit telepon genggam yang digunakan untuk bertransaksi.

Tak butuh waktu lama, dari hasil pemeriksaan intensif terhadap sepasang kekasih tersebut, polisi langsung bergerak cepat menggeledah sebuah rumah mewah jenis townhouse di kawasan Puri Mansion yang menjadi pusat produksi.

“Dari lokasi home industri tersebut, polisi mengamankan 180 cartridge etomidate warna pink, 80 cartridge warna hitam, 19 cartridge warna hijau, dan 90 cartridge warna putih,” kata Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Ade Candra dalam keterangannya, Rabu (27/5/2026).

Saat mengobrak-abrik isi rumah mewah tersebut, petugas dibuat terbelalak dengan temuan berbagai peralatan laboratorium ilegal yang terbilang lengkap. Polisi mendapati galon-galon besar serta jeriken berisi cairan kimia, gelas ukur skala besar, alat suntik inject, hingga alat pres kemasan.

Selain alat masak narkoba, petugas juga menyita ratusan wadah cartridge kosong serta puluhan ribu kantong plastik bening kosong yang diduga kuat bakal digunakan untuk proses pengemasan akhir produk haram tersebut sebelum siap dilempar ke pasaran.

Ade membeberkan, skala produksi dari laboratorium rumahan ini tergolong besar. Dari area olah tempat kejadian perkara (TKP), pihak kepolisian menyita bahan baku siap produksi sebanyak 25.000 ml atau setara dengan 25 liter cairan kimia murni yang diperkirakan bisa menghasilkan 25.000 vape etomidate.

“Lokasi tersebut (diduga) merupakan tempat produksi sekaligus distribusi cartridge vape mengandung etomidate yang dipasarkan secara ilegal,” tutur Ade.

Jika puluhan liter bahan baku tersebut berhasil diolah, pelaku diproyeksikan mampu mencetak ribuan barang haram dalam waktu singkat.

“Dengan kapasitas bahan baku dan alat produksi yang ditemukan, clandestine lab tersebut diperkirakan mampu menghasilkan puluhan ribuan cartridge siap edar,” sambungnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini sepasang kekasih beserta gunungan barang bukti tersebut telah digelandang ke Markas Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *