banner 728x250

Keren! Sagu Papua ‘Go International’, Cookies Japamo Bikin Jepang dan Korea Kepincut

Foto dok BRI

ABNnews – Siapa sangka sagu yang identik sebagai makanan tradisional Papua kini bertransformasi menjadi camilan modern yang mendunia. Adalah Japamo, UMKM asal Jayapura, yang sukses membawa produk olahan sagu naik kelas hingga menembus pasar internasional.

Keberhasilan ini tak lepas dari peran PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang terus mendorong UMKM lokal untuk bersaing di ekosistem perdagangan global. Lewat tangan dingin Rini Eko Setiani, sagu Papua kini tak lagi dipandang sebelah mata.

Didirikan sejak 2016, Japamo lahir karena Rini merasa pilihan oleh-oleh khas Papua yang praktis dan berkualitas masih sangat terbatas. Ia kemudian melirik potensi besar sagu Papua yang melimpah namun belum banyak diolah secara modern.

“Kami mencoba menghadirkannya dalam bentuk yang lebih cocok dengan selera pasar saat ini, seperti cookies dan aneka camilan kekinian,” ujar Rini.

Tak hanya rasa, Rini sadar betul bahwa kemasan dan daya simpan adalah kunci. Japamo kini dikemas secara menarik dan diposisikan sebagai camilan sehat. Hasilnya? Dari produksi skala kecil, kini Japamo mampu mengolah ratusan kilogram tepung sagu setiap bulannya.

Pemasarannya pun menggurita, mulai dari Jayapura, Timika, hingga Sorong. Produk ini bahkan sudah tersedia di ritel modern dan marketplace melalui jaringan distributor di kota-kota besar.

Perkembangan pesat Japamo tak terlepas dari program pembinaan Rumah BUMN BRI Jayapura sejak 2019. Di sana, Rini digembleng soal pengelolaan SDM, strategi pemasaran, hingga penguatan branding.

Kini, Japamo sudah mengantongi legalitas lengkap, mulai dari NIB, NPWP, sertifikasi Halal, hingga HAKI. Hal ini menjadi modal kuat bagi Japamo untuk masuk ke pasar ekspor dan ritel modern yang lebih luas.

Puncaknya, Japamo berkesempatan tampil di ajang bergengsi Food and Hospitality Asia (FHA) 2026 di Singapura pada April lalu. Produk berbasis sagu ini mendulang respons positif karena dianggap sebagai alternatif camilan gluten free.

“Sejumlah pengunjung dari Jepang dan Korea menunjukkan ketertarikan terhadap produk berbasis sagu sebagai alternatif gluten free, dan telah meminta katalog serta sampel untuk penjajakan kerja sama,” kata Rini optimis.

Direktur Commercial Banking BRI, Alexander Dippo Paris Y.S., menegaskan bahwa keberhasilan Japamo membuktikan produk lokal Indonesia punya daya saing tinggi di mata dunia.

“Pencapaian UMKM binaan BRI di pasar global merupakan validasi bahwa produk Indonesia mampu memenuhi standar kualitas internasional. Fokus kami adalah membangun kepercayaan pasar global,” tegas Dippo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *