banner 728x250

WNA China Sekap Gadis 17 Tahun di Ancol, Ternyata Sambil Racik Narkoba

Oplus_16908288

ABNnews – Aksi kriminalitas yang melibatkan warga negara asing (WNA) kembali menggemparkan Jakarta. Seorang pria asal China berinisial CH (50) ditangkap polisi atas dugaan penyekapan terhadap seorang gadis remaja berusia 17 tahun di sebuah hotel di kawasan Ancol, Jakarta Utara.

Tak hanya menyekap korban, polisi juga menemukan fakta mencengangkan di lokasi kejadian. CH ternyata sedang melakukan aktivitas ilegal meracik narkotika jenis baru.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, membeberkan kronologi penangkapan tersebut. Peristiwa bermula pada Sabtu (25/4/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, Polres Metro Jakarta Utara menerima laporan masyarakat terkait adanya tindak pidana penyekapan.

“Dalam laporan itu, pelapor juga menginformasikan adanya dugaan barang terlarang di lokasi kejadian,” kata Budi dalam keterangannya, Senin (27/4/2026).

Merespons laporan tersebut, tim bergerak cepat ke TKP. Di lokasi, polisi mendapati seorang gadis 17 tahun yang menjadi korban penyekapan bersama terduga pelaku, CH (50). Polisi juga langsung menemukan barang bukti awal berupa narkotika dalam bentuk cair dan serbuk.

Pengembangan kasus berlanjut pada pukul 05.00 WIB. Tim gabungan Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Utara dan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan mendalam di lokasi yang sama.

Hasilnya, polisi menemukan 321 cartridge vape yang mengandung zat Etomidate. Barang bukti tersebut diduga siap untuk diedarkan. Tak hanya itu, petugas juga menyita cairan Etomidate dalam botol, alat produksi sederhana, hingga bahan campuran perasa yang menguatkan dugaan adanya aktivitas peracikan narkotika.

“Pengungkapan ini tidak hanya terkait dugaan penyekapan, namun juga mengarah pada penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis baru dalam bentuk cartridge vape yang mengandung Etomidate,” jelas Budi.

Saat ini, korban telah dievakuasi dari lokasi dan mendapatkan perlindungan. Aparat memastikan korban telah menerima pemeriksaan kesehatan serta pendampingan, termasuk rehabilitasi psikologis untuk memulihkan kondisi traumanya.

Polda Metro Jaya kini tengah melakukan pendalaman untuk mengungkap jaringan yang lebih luas. Polisi tidak menutup kemungkinan bahwa CH merupakan bagian dari sindikat narkoba internasional yang terorganisir.

“Kami masih melakukan pendalaman dan pengembangan terhadap jaringan yang lebih besar. Tidak menutup kemungkinan ini merupakan bagian dari sindikat narkoba yang terorganisir, termasuk keterlibatan pelaku lain,” tegas Budi.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut serta memonitor perkembangan kasus ini sebagai bentuk kontrol sosial agar proses hukum berjalan transparan dan akuntabel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *