banner 728x250

BRIvolution Reignite Sukses Besar! Segmen Komersial BRI Tembus Rp 61,4 Triliun

Foto dok BRI

ABNnews – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus membuktikan tajinya dalam transformasi bisnis. Lewat inisiatif strategis ‘BRIvolution Reignite’, perseroan sukses mencatatkan pertumbuhan pesat, terutama di segmen komersial yang kini menjadi mesin pertumbuhan baru (new growth engine) perseroan.

Transformasi ini terbukti efektif menjawab dinamika industri perbankan yang kian kompetitif, sekaligus menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan bagi bank dengan DNA UMKM ini.

Kredit komersial BRI mencatatkan pertumbuhan signifikan hingga mencapai Rp 61,4 triliun pada tahun 2025. Angka ini melonjak Rp 22,6 triliun dibandingkan tahun sebelumnya. Jika ditarik secara historis, pertumbuhannya sangat konsisten: dari Rp 20,8 triliun pada 2021 menjadi Rp 38,7 triliun pada 2024, hingga akhirnya tembus di 2025.

Dalam kurun waktu empat tahun tersebut, nilai kredit komersial BRI meningkat hampir tiga kali lipat. Secara tahunan, pertumbuhannya melesat 58,4% (Year-on-Year), angka yang jauh melampaui tren dalam lima tahun terakhir. Tak hanya itu, pangsa pasar segmen komersial BRI juga naik konsisten dari 2,1% pada 2021 menjadi 5,2% pada 2025.

Pertumbuhan ini didukung oleh portofolio pembiayaan yang solid dan selaras dengan prioritas pembangunan nasional. Komposisi terbesarnya mencakup: Pembiayaan APBN 20%, Sektor Energi 12%, Konstruksi 11%, Perdagangan dan Pangan Masing-masing 10%, serta Industri Pengolahan 8%.


Seiring dengan ekspansi tersebut, kualitas kredit BRI justru makin kinclong. Loan at Risk (LaR) berhasil ditekan secara signifikan hingga ke level 7,6% pada 2025. Perbaikan ini sejalan dengan penguatan fundamental bisnis, termasuk peningkatan dana murah (CASA) dan Dana Pihak Ketiga (DPK).

Direktur Commercial Banking BRI, Alexander Dippo Paris Y.S., mengatakan bahwa fokus utama transformasi ini adalah pilar Revamp Existing Core. Tujuannya adalah memperkuat value chain nasabah serta meningkatkan transaksi.

“Sebagai bank dengan DNA UMKM, BRI terus mendukung usaha menengah. Segmen middle market memiliki peran penting dalam rantai pasok perekonomian nasional, sekaligus menjadi penghubung antara UMKM dan korporasi besar dalam suatu ekosistem,” ujar Dippo.

BRI menyediakan dukungan komprehensif mulai dari kredit modal kerja untuk likuiditas jangka pendek hingga kredit investasi untuk pertumbuhan jangka panjang.

Untuk mendukung efisiensi operasional nasabah komersial, BRI mengandalkan platform digital QLola by BRI. Fitur ini terintegrasi penuh untuk memudahkan pengaturan keuangan perusahaan, mulai dari pembayaran pajak, transfer online, pembayaran billing, hingga memantau kondisi keuangan secara menyeluruh.

“Melalui ekosistem perbankan bisnis yang komprehensif, inovasi digital, serta program pemberdayaan yang relevan, BRI terus memperkuat perannya dalam mendorong UMKM dan perusahaan menengah untuk tumbuh sehat dan berkelanjutan,” tutup Dippo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *