ABNnews – Insiden penembakan yang mengguncang acara White House Correspondents’ Dinner di Hotel Washington Hilton, Sabtu (25/4/2026) malam, menyisakan tanda tanya besar mengenai sosok pelaku.
Presiden Donald Trump pun akhirnya buka suara dan mengungkap identitas pria yang nekat melakukan aksi teror tersebut.
Melalui media sosial miliknya, Truth Social, Trump mengungkapkan bahwa terduga pelaku adalah seorang pria berusia 30 tahun yang berasal dari California.
Trump tidak hanya bicara, ia menunjukkan bukti. Bersamaan dengan jumpa media di Gedung Putih pasca-insiden, Trump mengunggah foto pelaku yang sudah berhasil diringkus.
Dalam foto tersebut, pelaku terlihat bertelanjang dada dan dalam posisi tengkurap di atas karpet. Kedua tangannya diborgol di punggung, sementara petugas keamanan berjaga ketat tepat di belakangnya.
Tidak berhenti di situ, Trump juga membagikan rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik pelaku menerobos tim pengawas sebelum aksi penembakan dimulai.
Jurnalis CNN, Wolf Blitzer, yang berada tak jauh dari lokasi, memberikan kesaksian mencekam. Menurut Blitzer, ia melihat jelas pelaku menembak dari posisi lantai.
“Penembak itu jelas berada di tanah dan menembak ketika saya melihatnya, saya hanya beberapa meter jauhnya,” ujar Blitzer.
Yang membuat publik bertanya-tanya, pelaku berhasil masuk ke bagian tempat acara yang dijaga ketat, bahkan melewati detektor logam. Hingga saat ini, belum ada penjelasan rinci mengenai bagaimana pria tersebut bisa meloloskan diri dan senjata ke dalam venue.
Insiden ini memakan korban dari pihak pengamanan. CNN melaporkan satu agen Secret Service tertembak dalam upaya mengamankan situasi. Beruntung, agen tersebut mengenakan rompi antipeluru, meskipun kondisi terkininya belum dirilis secara resmi.
Presiden Trump sendiri sempat dievakuasi dari podium menuju tempat aman setelah terdengar rentetan suara tembakan dari luar ruangan. Melalui Truth Social, Trump mengabarkan kondisi terkini dirinya, Melania Trump, serta jajaran kabinet.
“Sungguh malam yang luar biasa di D.C. Secret Service and Law Enforcement melakukan pekerjaan yang fantastis. Mereka bertindak cepat dan berani,” tulis Trump.
Meski situasi sempat kacau, Trump sempat melontarkan rekomendasi agar acara tetap berjalan. Namun, keputusan akhir diserahkan kepada petugas keamanan.
“Pelaku penembakan telah ditangkap, dan saya telah merekomendasikan agar kita ‘MEMBIARKAN ACARA BERLANJUT’, tetapi akan sepenuhnya mengikuti arahan petugas,” ungkap Trump.
Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa malam ini akan menjadi pengalaman yang berbeda dari rencana awal, namun ia bertekad untuk kembali mengulang acara tersebut di masa depan.













