banner 728x250

Makin Canggih dan Aman! Standar Baru Drone Pertanian Resmi Diberlakukan

Foto dok kemenperin

ABNnews – Sektor pertanian Indonesia kini semakin canggih! Kementerian Perindustrian (Kemenperin) resmi mendorong penguatan daya saing industri alat dan mesin pertanian (alsintan) nasional, salah satunya dengan menerapkan standardisasi pada drone pertanian.

Langkah ini diambil untuk memastikan kualitas, keamanan, dan keandalan teknologi pertanian 4.0 di Tanah Air.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) pada teknologi drone adalah instrumen strategis untuk melindungi industri dalam negeri sekaligus konsumen.

“Penerapan standar pada drone pertanian bukan sekadar pelengkap, melainkan instrumen penting untuk menjamin kualitas dan keamanan produk yang beredar di pasar,” ujar Menperin dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (19/4).

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin, Emmy Suryandari, menjelaskan bahwa standardisasi adalah kunci utama untuk menciptakan keseragaman mutu sekaligus efisiensi operasional bagi industri alsintan.

“Melalui sertifikasi yang dilakukan unit kerja kami, kami berkomitmen mendampingi industri untuk naik kelas dan mampu bersaing di pasar global,” ungkap Emmy.

Kemenperin telah menunjuk Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Logam dan Mesin (BBSPJILM) untuk melaksanakan sertifikasi produk drone pertanian berdasarkan standar SNI 9199:2023. Standar ini mencakup persyaratan mutu dan metode pengujian yang ketat.

Kepala BBSPJILM, Mogadishu Djati Ertanto, memastikan pihaknya sudah sangat siap, baik dari sisi fasilitas laboratorium maupun SDM auditor. Fokus utamanya adalah memastikan drone buatan lokal tidak hanya canggih di atas kertas, tetapi benar-benar andal saat beroperasi di lapangan.

“Fokus kami memastikan inovasi produsen lokal tidak hanya canggih, tetapi juga andal dan aman saat dioperasikan membawa muatan seperti pestisida dan pupuk,” tegas Mogadishu.

Penerapan SNI 9199:2023 ini memberikan segudang manfaat, baik bagi pelaku industri maupun petani sebagai pengguna:
* Bagi Industri: Meningkatkan kredibilitas produk dan memperluas akses pasar, termasuk memudahkan masuk ke pengadaan pemerintah (e-katalog).

* Bagi Petani: Meningkatkan akurasi penyemprotan, meminimalisir risiko kegagalan fungsi, hingga efisiensi biaya produksi.


Tanpa standar mutu yang jelas, drone pertanian berisiko tinggi mengalami masalah, mulai dari penyemprotan yang tidak efisien hingga gangguan keselamatan sistem. Oleh karena itu, adopsi SNI ini menjadi solusi untuk menjamin aspek keselamatan sistem dan keandalan operasional di lahan pertanian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *