banner 728x250

Ngeri! Diduga Korsleting Tiang Listrik, Rumah di Grogol Petamburan Hangus, Satu Keluarga Jadi Korban

Kebakaran di permukiman daerah Grogol Petamburan, Jakarta Barat (Jakbar) menewaskan lima orang sekeluarga. (Foto: Dok istimewa).

ABNnews – Nasib tragis menimpa satu keluarga di Jalan Rambutan Timur VI, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Sebuah rumah tinggal berlantai dua hangus dilalap si jago merah pada Jumat (17/4/2026) dini hari. Akibatnya, lima orang penghuni rumah ditemukan tewas mengenaskan karena tak sempat menyelamatkan diri.

Peristiwa pilu ini dilaporkan terjadi pada pukul 02.12 WIB. Kepulan asap tebal membuat para korban terjebak di dalam bangunan saat api mulai membesar.

“Yang terbakar rumah tinggal. Korbannya lima orang, satu keluarga. Mereka terjebak asap,” ungkap Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Abdul Syukur saat dikonfirmasi, Jumat (17/4/2026).

Sebanyak delapan unit mobil pemadam dengan kekuatan 50 personel dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api. Namun, perjuangan petugas di lapangan ternyata menemui kendala berat. Rumah korban dalam kondisi tergembok rapat dari dalam dan dipasangi terali besi berukuran besar.

Kondisi inilah yang diduga membuat para korban sulit keluar dan petugas sulit merangsek masuk ke titik api.

“Kesulitannya karena rumah itu digembok. Kita jebol paksa akhirnya untuk masuk ke rumah tersebut,” tambah Abdul Syukur.

Diduga Korsleting Tiang Listrik

Setelah berjibaku selama hampir tiga jam, api akhirnya berhasil dipadamkan total pada pukul 04.53 WIB. Petugas yang masuk ke dalam rumah langsung melakukan evakuasi terhadap para korban yang sudah dalam kondisi tak bernyawa.

Berdasarkan penyelidikan sementara, percikan api diduga berasal dari korsleting pada tiang listrik yang berada tepat di depan rumah korban. Namun, pihak pemadam kebakaran dan kepolisian masih terus melakukan investigasi mendalam untuk memastikan penyebab pastinya.

Kini, kelima jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *